;

Translate

Saturday, December 28, 2013

Cara Menanam Sengon Dan Budidaya

Saturday, December 28, 2013

Sebelum kita membahas lebih jauh bagaimana cara atau kenik menanam sengon, alangkah baiknya kita mengetahui syarat - syarat yang mendukung pertumbuhan sengon supaya maksimal, atau bisa di baca di postingan sebelumnya dengan judul syarat tumbuh sengon buto.

sengon, sengon buto, cara menanam sengon, budidaya sengon


Penentuan areal tanam
Sebelum dilakukan proses penanaman hal yang perlu dilakukan adalah menentukan secara jelas mengenai batas areal yang akan ditanami. Hal ini cukup penting dilakukan karena penentuan batas yang jelas akan mempermudah penentuan luas dan letak lahan. Penghitungan kebutuhan benih, pemeliharaan, dan pengawasannya.

Pembersihan lahan
Pembersihan lahan yang sekaligus dilakukan pada saat pengolahan tanah dapat dilakukan secara mekanis maupun manual. Pada lahan yang luas dengan kemiringan di bawah 30%, pengerjaanya dapat dilakukan secara mekanis, misalnya dengan menggunakan traktor. Pada lahan di atas kemiringan 30% pelaksanaanya tidak dapat dilakuakn secara mekanis, tetapi secara manual. Hal ini tentunya memerlukan tenaga yang cukup banyak.

Setelah lahan dibersihkan, proses selanjutnya adalah pemancanagn ajiruntuk menandai tempat pembuatan lubang tanam. Pemancangan ajir harus sejajar dengan garis contour dan disesuaikan dengan jarak tanamnya, dengan ukuran 3 x 2 meter. Pada tempat kedudukan ajir inilah hendak dibuat lubang tanam.

Pembuatan lubang tanam
Untuk penanaman sengon buto ukuran tiap lubang tanam adalah  panjang 30 cm, lebar 30 cm,dan dalamnya 30 cm. ketika membuat lubang, tanah cangkulan bagian atas (20-30 cm) dan bagian bawah (5-10 cm) dipisahkan pada tanah-tanah cangkulan tersebut diberikan pupuk kandang.

Pemberian pupuk kandang dilakukan 2 minggu sebelum tanam, dan kebutuhannya 20 ton/hektar. Satu minggu sebelum tanam, tanah bekas cangkulan dimasukkan kembali ke dalam lubang seperti sediakala. Tanah cangkulan bagian bawah dikembalikan ke bagian bawah, dan tanah cangkulan bagian atas juga dikembalikan ke bagian atas.

Cara tanam
Penanaman sebaiknya dilakukan pada waktu yang tepat. Pertimbangan utama yang perlu diperhatikan yaitu penyesuaian musim. Penanaman tanaman tahunan hendaknya dilakukan pada musim hujan. Hal ini dimaksudkan agar pada masa awal pertumbuhannya bibit yang ditanam mendapat siraman air hujan. Jika tidak terjadi perubahan yang drastic, idealnya penanaman dilakukan pada bulan Desember atau Januari. 

Untuk sengon buto idealnya ditanam pada bulan November s/d  Januari, karena bibit tanaman ini cukup peka terhadap kekeringan pada awal masa tanam. Namun bisa juga ditanam di luar musim penghujan. Dalam hal ini tempat yang diguanakan mendapat air irigasi setiap tahunnya, atau disirami setiap pagi dan sore.

Apabila bibit sudah terlanjur ditanam, namun pada masa-masa berikutnya tampaknya hujantidak turun lagi. Maka perlu dilakukan penambahan air siraman, hal ini dapat dilihat dari daun bibit sengon buto yang mulai Nampak menggugurkan diri untuk mengurangi penguapan.

Sedangkan cara tanamnya adalah sebagai berikut:


  • Tanah pada lubang tanam tadi digali kembali sesuai kebutuhan besarnya polibag atau keranjang pembungkus.
  • Polibag disobek dari bagian atas ke bawah secara berhati-hati dan jangan sampai  merusak perakaran bibit tanaman sengon, setelah itu bbit dikeluarkan.
  • Bibit yang telah dikeluarkan dari polibag di masukkan ke dalam lubang yang baru dibuat. Lubang ditanam kembali dengan tanah galian tersebut sambil sedikit ditekan agar bibit yang ditanam kokh berdiri.
  • Untuk memperkokoh tanaman, digunakan ajir sebagai penopang. Bentuknya dapat satu batang atau dua batang ajir yang dibuat silang. Penancapan ajir jangan sampai terlalu dekat dengan batang bibit agar tidak melukai/merusak perakaran.
  • Setelah selesai penanaman, bibit disiram air secukupnya.

Pola Tanam
Mengingat keragaman nilai guna penanaman sengon buto dan upaya optimalisasi penggunaan lahan, maka tanaman sengon bulo dapat ditumpangsarikan denagn tanaman lain pada tahun pertama s/d kedua (khusus budidaya sengon)

Sedang kalau mengikuti aturan pola tanam. Tanaman sengon  secara garis besar dapat dbagi menjadi 3, yakni:
a. Pola tanam di Daerah Aliran Sungai (DAS).
b. Pola tanam system tegalan
c. Pola tanam dalam diservikasi perkebunan

Daerah aliran sungai di Indonesia yang belum dimanfaatkan atau dikelola secara optimal mash sangat luas. Di jawa saja terdapat ± 2,5 juta hektar lahan DAS yang belum dimanfaatkan secara intensif, bahkan pola tanam yang salah sering dilakukan pengolahan lahan tersebut mengakibatkan lahan menjadi tidak produktif dan tanahnya menjadi kritis.

Sengon adalah tanaman tahunan yang tidak sulit penanganannya dan dapat dijadikan tanaman konservatif. Justru karena itulah sengon buto cocok sekali dikembangkan d DAS, sebab selain sebagai tanaman konservasi juga dapat meningkatkan penghasilan petani di sekitar DAS tersebut, mengingat prospek masa depannya yang cukup cerah dan waktu yang dibutuhkannya tidak terlalu lama.

Pada pola tanam di DAS, tanaman sengon buto dpat dikombinasikan dengan tanaman: kapas, padi gogo, dan jagung. Adapun jarak tanamnya untuk sengon buto 3 x 3 meter, kapas 6x6 meter, padi gogo dan jagung masing-masing sama 1 x 1 meter.

Kalau artikel ini bermanfaat bagi Anda, tolong share keteman anda melalui Facebook, google plus, atau twitter dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Terima kasih atas partisipasinya.

Pecinta Tanaman - 5:44 PM

Syarat Tumbuh Sengon

Tanaman sengon dapat tumbuh dengan baik pada tanah regosol, alluvial, dan latosol. Tanah – tanah tersebut bertekstrur lempung berpasir atau lempung berdebu dan kemasan tanah sekitar pH 6-7. Tidak semua tanah cocok ditanami sengon buto.

Sengon, budidaya sengon, cara menanam sengon, sengon buto


Tanah yang baik, yaitu tanah yang bersolum tebal. Selain itu, jika sengon ditanam pada tanah yang terlalu basah akan menyebabkan garam. Mangan (Mn) tidak dapat terserap makanan, sehingga bentuk daun sengon akan kerdil. Jika pH tanah terlalu masam, tanaman sengon tumbuh kerdil. Ini disebabkan oleh garam Aluminium (Al) yang larut di dalamnya untuk meningkatkan pH tanah, dapat dilakukan pengapuran, sekurang-kurangnya 2 bulan sebelum tanam.

Iklim
Sengon buto dapat tumbuh pada tanah yang tidak subur dan beriklim kering. Berdasarkan penelitian lembaga Penelitian Hutan Bogor, 1974, pohon sengon buto dapat tumbuh dengan baik sekalipun pada tanah yang kurang subur dan beriklim kering, pada ketinggian 30-1.185 m di atas permukaan air laut. Keadaan iklim dapat dirinci sebagai berikut : cahaya matahari, suhu, kelembaban dan curah hujan. Semua factor itu tidak dapat berdiri sendiri, tetapi saling berkaitan.

Sengon buto termasuk jenis tanaman tropis, sehingga untuk pertumbuhannya memerlukan suhu sekitar 18-27° C. Pada dasarnya tanaman sengon buto ini dapat tumbuh di mana-mana mulai dataran rendah sampai dengan dataran tinggi.

Benih Berkualitas
Supay hasil budidaya tanaman sengon dapat berhasil dengan maksimal memilih benih yang baik dan bermutu adalah sesuatu yang wajib, cara pemilihan bibit antara lain sebagai berikut:

1. Benih berasal dari buah yang sudah matang dan cukup umur, yang mempunyai cirri antara lain: kulit biji keras, warna mengkilat kecokelat-cokelatan atau hitam kecoklatan atau hitam kecokelatan. Jika benih berasal dari buah yang muda, maka ketika dikecambahkan pertumbuhannya terhambat, bahkan mungkin sama sekali tidak tumbuh. Warna benih harus seragam.

2. Bau benih yang masih baru kecut dan bijinya masih terdapat sedikit getah yang menempel. Banyak penjual benih yang curang, yaitu benih yang kadaluarsa yang baunya ‘apek’ dan warnanya sudah kusam dicuci dan dikeringkan lagi, sehingga tampak segar. 

Tapi hal ini dapat dibedakkan dengan cara mencium baunya. Benih sengon buto ini disimpan terlalu lama dalam tempat terbuka daya kecambahnya akan menurun. Hasil penelitian menyebutkan biji yang disimpan selama 54 hari di tempat terbuka menyebabkan daya kecambahnya persentasenya turun sekitar 13%.

3. Bentuk dan ukuran benih sengon buto harus  seragam. Bentuk biji sengon buto yang sebesar biji asam jawa yang bentuknya agak oval, maka semuanya seragam semacam itu.

4. Benih sengon buto tidak cacat, pecah atau terkena serangan hama dan penyakit.

5. Benih sengon tidak tercampur dengan benih hampa dan harus bersih dari kotoran-kotoran seperti biji gulma, kerikil, pasir, dll. Untuk memisahkan benih yang hampa bisa digunakan dengan cara direndan di air. Benih yang terapung, itulah benih yang hampa.

Langkah-langkah yang harus ditangani setelah buah sengon buto terkumpul, yaitu melalui beberapa proses:

1. Ekstrasi
Ekstrasi adalah tindakan mengeluarkan biji dari dalam buah dan memisahkan bagian satu dengan lainnya. Cara  ekstrasi  berbeda-beda tergantung dari jenis dan macam buahnya. Untuk buah sengon buto dengan jalan mengiris atau memotong kulit dan daging buah kemudian bijinya dikeluarkan.

2. Pengeringan
Pengeringan dimaksudkan agar diperoleh kadar air biji yang rendah sehingga benih dapat disimpan dalam waktu yang lama. Karena tidak semua benih telah kering pada saat ekstrasi, maka diperlukan penegrinagn ulang. Lamanya pengeringan  ulang sangat bervariasi, umumnya benih yang relative kecil lebih cepat kering bila disbanding dengan yang ukuran besar.

Agar dapat disimpan lama kadar air biji yang dikehendaki tiap-tiap jenis benih berlainan, yang baik berkisar antara 7,2 %. Untuk pengukuran kadar air dapat digunakan alat ukur moisture tester.

3. Sortasi
Setelah benih kering maak perlu dipisah-pisahkan bagian yang tidak dikehendaki seperti kulit buah, sisa daun, dan lain-lain. Ciri kondisi benih yang telah disortasi yaitu kebersihan, kemurnian, dan keaslian benihnya terjamin.

Pesemaian benih, media semai yang digunakan: pasir, setelah membuat tempat pesemaian, pasir ditaburkan ± 10 cm. kemudian benih sengon yang sudah menggelembung ditaburkan diatasnya dan ditutup pasir lagi. Lalu disiram air dengan menggunakan gembor. 

Antara 3 s/d 5 hari benih sesudah berkecambah dan siap dipindahkan ke pesemaian kantong plastic. Kantong plastic yang digunakan berukuran 10 x 20 cm, dan pada sisi kiri-kanan   dibuat lubang atau dapat juga denagn cara digunting. Kemudian media tanaman   yang digunakan berupa campuran tanah subur: pasir, pupuk kandang. 

Adapun perbandingan campuran tersebut (1:1:1). Pencampuran ini juga bisa dengan melihat kondisi tanah, bila kondisi tanahnya gembur, pasirnya dapat dikurangi. Tetapi bila kondisi tanahnya liat, penambahan pasirnya bisa ditambah. Setelah media tercampur rata, dimasukkan ke dalam plastic sampai penuh. 

Kemudian kantong plastic diletakkan di bawah para-para yang diberi atap dari jerami atau daun kelapa, agar tidak langsung tersengat sinar matahari, ternyata kecambah sengon buto ini mampu bertahan terkena sinar matahari langsung, asalkan panasnya tidak terlalu menyengat.

Untuk mengetahui teknik dan cara menanam sengon silahkan lihat di sini cara menanam sengon 

Kalau artikel ini bermanfaat bagi Anda, tolong share keteman anda melalui Facebook, google plus, atau twitter dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Terima kasih atas partisipasinya.

Pecinta Tanaman - 5:24 PM

Sunday, November 17, 2013

Manfaat Ubi Jalar

Sunday, November 17, 2013

Sebelum kita membahas beberapa Manfaat Ubi Jalar kita lihat terlebih dahulu tanaman ubi jalar ini,  hal ini cukup penting bagi kita yang ingin mencoba bercocok tanam atau budidaya ubi jalar ini.

Manfaat Ubi Jalar, manfaat daun ubi jalar, manfaat ubi jalar ungu, khasiat ubi jalar
Bercocok tanam ubi jalar merupakan usaha tani di bidang palawija yang paling menguntungkan dibandingkan denagn bercocok tanam jenis tanaman lain. Hal ini di dasari dari biaya pengolahan tanah yang tidak memerlukan banyak ongkos. 

Lahan tidak perlu diolah dengan cara lebih rumit. Tidak banyak memerlukan pupuk, sehingga untuk pemupukan tidak perlu mengeluarkan banyak biaya. Sedangkan hasil umbinya memiliki nilai jual yang tinggi.

Dari ubi jalar diperoleh manfaat yang banyak sekali. Dari daun sampai pada hasil umbinya dapat dmanfaatkan untuk keperluan rumah tangga dan indrustri.

Dalam lingkungan keluarga umbinya untuk dimakan, baik sebagai makanan sampingan, maupun sebagai makanan pokok seperti pada masarakat Papua. Daunnya yang masih muda dapat dibuat sayur untuk kelengkapan menu makanan. Daun yang tua dapat dijadikan sebagai bahan makanan ternak,  misalnya kambing, kerbau atau sapi.

Di lain pihak, umbi dari ubi jalar ini dijadikan sebagai bahan baku indrustri saus maupun indrustrin sirop. Dalam skala kecil, saat ini telah merebak indrustri rumah tangga yang berbahan baku umbi ubi jalar. Misalnya pembuatan kripik ubi, penganan timus, perkedel umbi atau jenis jajanan lainnya. 

Umbi ubi jalar juga dapat dibuat tepung. Dari tepung ini dapat dibudidayakan sebagai bahan baku indrustri makanan ternak. Untuk bahan baku indrustri makanan ringan atau snack kering.

Menurut hasil penelitian yang pernah dibaca penulis, bahwa ubi jalar yang memiliki kandungan karbohidrat tinggi yang diproses melalui teknologi fermentasi dapat diolah menjadi ethanol. Menurut penelitian, bahwa setiap 6 kg ubi jalar dapat menghasilkan 1 liter ethanol. Ethanol merupakan salah satu jenis bahan baku utama alcohol. 


Alkohol dapat dimanfaatkan untuk keperluan kesehatan maupun bahan bakar mesin mobil.
Denagn demikian bercocok tanam ubi jalar sebenarnya memiliki prospek yang bagus, baik dalam segi persediaan makanan maupun dalam segi kepentingan indrustri bahan bakar mesin.
Untuk itu, budi daya tanaman ubi jalar harus kembali digalakkan demi kepentingan  petani maupun dunia indrustri.

Ubi jalar sebagao salah satu jenis palawija merupakan suaru komoditas yang tidak sepopuler jenis palawija lainnya. Namun sangat penting bagi petani, karena beberapa keunggulan yang dimiliki oleh ubi jalar ini.

Keunggulan itu dikarenakan tanamn ini sangat mudah dan murah untuk diibudidayakan,  tidak mudah terserang penyakit dan hama, penghasil karbohidrat yang tinggi, hasil produksinya cukup banyak, umur tanaman cukup pendek, pada lahan kering atau tegalan dapat bertanam dan panen 3 kali, banyak mengandung vitamin A, banyak mengandung zat gula, juga mengandung lemak. Daunnya juga dapat dimanfaatkan sebagai sayuran dan makanan ternak yang mengandung vitamin A pula.

Di Indonesia  tanaman yang berasal dari Amerika Latin ini dan temukan oleh rombongan Columbus dalam pelayarannya ke “India Barat” ini umumnya digunakan sebagai bahan makanan sampingan dalam bentuk segar. 

Namun di beberapa daerah di Papua dan Maluku, ubi jalar digunakan sebagai bahan makanan pokok. Di bidang indrustri, penggunaannya sangat terbatas karena kadar tepung agak rendah dibandingkan dengan singkong.

Di Negara-negara maju, ubi jalar dijadikan sebagai makanan pokok sebagai pengganti  kentang. Ubi jalar ini diolah menjadi makanan yang beraneka ragam seperti butiran-butiran yang dikemas dalam kaleng,. Untuk makanan bayi, sirop, dan manisan. Selain bahan makanan, ubi jalar digunakan pula sebagai bahan baku makanan ternak dan bahan baku indrustri ethanol atau alkohol.

Sekarang ini, ubi jalar menjadi penting di beberapa Negara belahan benua Amerika dan Benua  Asia serta beberapa Negara di Pasifik, karena manfaatnya yang besar tersebut. Oleh karena itu, sudah saatnya para petani mulai menggarap kembali budidaya ubi jalar, untuk menuju prospek indrustri seperti di Negara-negara maju.

Demikian buku ini disusun dan diterbitkan untuk member motivasi bagi para petani untuk kembali membudidayakan ubi jalar. Selain untuk kepentingan petani sendiri, juga dapat dikembangkan kea rah indrustri rumah tangga dan indrustri berskala sehingga keuntungan yang didapat semakin meningkat sejalan dengan perkembangan indrustri makanan ringan.

Kalau artikel ini bermanfaat bagi Anda, tolong share keteman anda melalui Facebook, google plus, atau twitter dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Terima kasih atas partisipasinya.



Pecinta Tanaman - 5:47 PM

Thursday, November 14, 2013

Klasifikasi Kacang Panjang dan Morfologinya

Thursday, November 14, 2013

Ordo : Rosales
Familia : Leguminoceae
Subfamilia         : Papilionaceae
Genus (marga) : Vigna
Spesie (jenis) : Vigna sinensis L. Savi ex Hassk

Klasifikasi kacang panjang, morfologi kacang panjang
Vigna sinensis ssp. Sequipedalis
Spesies vigna sinensis L. memiliki banyak varietas yang kini sudah banyak dibudidayakan oleh masyarakat
Deskripsi dan morfologi tanaman kacang panjang

Tanaman kacang panjang (vigna sinensis L.) termasuk ke dalam jenis sayuran buah semusim (berumur pendek) seperti hal nya terung, labu, tomat, buncis, pare, kacang tunggak, cabai, mentimun, dan sebagainya. 

Tanaman kacang panjang berbentuk semak atau perdu yang bersifat membelit  atau merambat . Tinggi tanaman kacang panjang dapat mencapai 2 meter atau lebih.

Secara morfologi, bagian atau organ-organ penting tanaman kacang panjang yaitu akar, batang, daun, bunga, buah, dan biji.



1. Akar tanaman
Tanaman akar panjang berakar tunggang dan berakar serabut. Akar tunggangnya tumbuh lurus ke dalam hingga mencapai kedalaman 30 cm, sedangakan akar serabutnya tumbuh menyebar kea rah samping (horizontal) dan tidak dalam. Panjang akar serabut mencapai 26 cm.

2. Batang
Batang tanaman kacang panjang memiliki cirri-ciri liat, tidak berambut, berbentuk bulat, panjang, bersifat keras, dan berkuran kecil dengan diameter sekitar 0,6 cm-1 cm. Tanaman yang pertumbuhannya bagus, diameter batangnya dapat mencapai 1,2 cm lebih.

3. Daun
Daun kacang panjang merupakan daun majemuk yang bersusun tiga helaian. Daun berbentuk lonjong dengn ujung daun runcing (hampir segitiga). Tepi daun rata, tidak berbentuk, dan memiliki tulang-tulang daun yang menyirip. Kedudukan daun tegak agak mendatar dan memiliki tangkai utama. 

Daun panjangnya antara 9 cm-13 cm dan panjang tangkai daun 0,6 cm. permukaan daun kasar, permukaan daun bagian atas berwarna hijau tua, sedangkan permukaan daun bagian bawah berwarna lebih muda. Ukuran daun kacang panjang sangat bervariasi, yakni panjang daun antara 9 cm-15 cm dan lebar daun antara 5 cm-8 cm.

4. Bunga
Bunga tanaman kacang panjang tergolong bunga sempurna, yakni dalam sau bunga terdapat alat kelamin betina (putik) dan alat kelamin jantan (benang sari). Bunga memiliki tipe zygomorphus (bilateral simetri) dan memiliki bentuk menyerupai kupu-kupu (papilona cues).

Bunga terdiri atas tangkai bunga, kelopak bunga, mahkota bunga (daun mahkota), benang sari, dan kepala putik. Bunga tanaman kacang panjang memiliki dua tangkai,  yakni tangkai utama dan tangkai bunga. Tangkai utama berbentuk panjang dan tidak bercabang, serta panjang antara 9 cm-13cm dengan diameter 2 mm. sedangakan tangkai bunga sangat pendek, dan panjangnya sekitar 3 mm.

5. Buah atau polong
Buah tanaman kacang panjang berbentuk bulat panjang dan ramping. Buah kacang panjang ini biasa disebut polong. Polong kacang panjang memiliki ukuran panjang bervariasi antara 30 cm-100 cm, bergantung pada jenis dan varietasnya.

Demikian pula warna polongnya juga bervariasi,  antara putih dan putih kekuning-kuningan (polong tua), hijau, hijau muda, dan hijau keputih-putihan (polong muda), bergantung pada jenis dan varietasnya.

6. Biji 
Biji kacang panjang berbentuk bulat panjang dan agak pipih, tetapi kadang-kadang juga terdapat sedikit melengkung. Biji yang telah tua memiliki warna yang beragam, yaitu kuning, cokelat, kuning kemerah-merahan, putih, hitam, merah, dan putih, bebercak merah (merah putih), bergantung pada jenis dan varietasnya. Biji memiliki ukuran besar (panjang x lebar), yaitu 8-9 mm x 5-6 mm.


Kalau artikel ini bermanfaat bagi Anda, tolong share keteman anda melalui Facebook, google plus, atau twitter dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Terima kasih atas partisipasinya.

Pecinta Tanaman - 11:25 AM

Sunday, November 10, 2013

Manfaat Buah Semangka

Sunday, November 10, 2013

Buah Semangka kaya sekali akan zat likopen. Likopen inilah yang mampu menumpas bibit kanker. Itulah salah satu manfaat buah semangka bagi tubuh kita. Banyak makan semangka, bahkan setiap hari pun tak masalah, justru dapat menyusutkan resiko kanker mulut rahim dan kanker prankeas pada wanita.

Manfaat Buah Semangka, Manfaat Semangka, buah semangka

Terhadap kanker pencernaan, likopen yang terkandung di dalam semangka mampu mencegahnya hingga risikonya berkurang separuhnya, seperti kanker rongga mulut, kanker kerongkongan, kanker lambung, kanker usus besar, kanker anus, dan juga kanker prostat. 

Selain itu, likopen berguna untuk membuat wajah tampak bercahaya, tampak segar, dan lebih muda. Bagi lansia, semangka tidak hanya membantu memulihkan gangguan kesehatan lebih cepat, namun juga membantu meningkatkan kemampuan mental dan ketajaman daya ingat.

Hampir seluruh  bagian dari tanaman semangka dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya daging buah semangka dapat dibuat jus, bijinya dapat dibuat kuaci, dan yang lebih penting lagi dapat dimanfaatkan sebagai obat untuk menyembuhkan penyakit. Berikut ini adalah beberapa contoh pemakaiannya.

Mengobati Penyakit Busung Lapar
Jemur biji semangka secukupnya sampai kering, lalu giling samapai menjadi serbuk. Ambil satu senok makan, lalu seduh dengan tiga perempat  cangkir air panas. Setelah hangat, tambahkan satu sendok makan madu. Aduk merata, minu sekaligus. Lakukan dua kali sehari.

Mencegah Kerontokan Rambut
Ambil sepotong kulit buah semangka yang hanya tersisa  dagingnya yang keras dan berwarna putih. Gosok-gosokan pada kulit kepala secara merata. Lakukan pada sore hari, lalu biarkan semalaman supaya meresap. Keesokan paginya, cuci rambut sampai bersih. Lakukan sekali dalam seminggu.

Mengobati Tekanan Darah Tinggi
Makan buah semangka setiap hari sebagai buah segar atau jus. Sehari minum 2 gelas jus buah semangka. Kemudian, kulit buah semangka dan gambir masing-masing 30 g diseduh dengan air mendidih. Minum seperti teh.

Menghaluskan Kulit dan Menghilangkan Flek Hitam di Hajah
Jemur kulit semangka secukupnya sampai kering, lalu giling sampai menjadi serbuk. Masukkan dua sendok makan serbuk tadi ke dalam jus yang dibuat dari satu batang lidah buaya dan satu buah mentimun berukuran sedang. Setelah diaduk rata, gunakan sebagai masker. Lakukan 2-3 kali seminggu, sampai kelihatan hasilnya.

Gatal di Badan Karena Terkena Tanaman Beracun
Gosokkan bagian tubuh yang gatal an kemerahan dengan buah dan kulit semangka.

Tekanan Darah Tinggi dan Anemia
Buah semangka ukuran sedang diambil seperempat bagiannya. Kulit, biji, dan daging buahnya dibuat jus, lalu diminum sekaligus.

Demam, Air kemih kuning Tua, dan Hangover
Makan daging buah semangka segar sebanyak 500-1.000 g. Lakukan 2-3 kali sehari.

Heat stroke, Rasa lemah, dan Mual
Jus buah semangka secukupnya. Minum 1-2 cangkir, diulang 2-3 kali sehari sampai terasa enak.

Kencing Manis
Potong-potong kulit buah semangka (30 g ) dan buah biji jambu yang masih setengah matang (1 buah), lalu rebus dengantiga gelas air sampai tersisa satu gelas, dan minum setelah ngin. Lakukan setiap hari, sehari 2-3 kali.

Rebus biji semangka ( 1 genggam) dengan satu liter air sampai mendidih (45 menit) dalam panci tertutup. Setelah ingin, minum seperti the dan lakukan setiap hari.

Kalau artikel ini bermanfaat bagi Anda, tolong share keteman anda melalui Facebook, google plus, atau twitter dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Terima kasih atas partisipasinya.

Pecinta Tanaman - 8:36 PM

Friday, November 8, 2013

Klasifikasi Tanaman Sawi Putih

Friday, November 8, 2013

Klasifikasi Tanaman Sawi Putih
Dalam ilmu tumbuhan, tanaman sawi putih diklasifikasikan sebagai berikut:
Divisi : Spermatophyta (tanaman berbiji)
Sub Divisi  : Angiospermae (biji berada didalam buah)
Kelas : Dicotyledonae (biji berkeping dua atau biji belah)
Ordo : Rhoeadales ( Brassicales)
Famili : Cruciferae ( Brassicaceae)
Genus : Brassica
Spesies : Brassica pekinensia L

Klasifikasi tanaman sawi putih, Klasifikasi tanaman sawi, tanaman sawi,

Sawi putih yang tergolong spesies Brassica pekinensia L memiliki banyak varietas, diantaranya ada yang berbulu dan tidak berbulu. Varietas yang berbulu memiliki ciri-ciri daun kasar, berkerut-kerut, berbulu halus sampai kasar, bentuk krop bulat, bulat memanjang, atau variasi  bentuk lainnya yang umumnya kompak atau padat. 

Misalnya, Varietas yokohama, superking, Eikun, Deli-3, Okinawa, summer bright, Early Spring,dan lain sebagainya. 

Sedangkan varietas yang tidak berbulu memiliki ciri-ciri daun mulus, berkerut-kerut, tidak berbulu,  bentuk krop bulat, bulat memanjang atau variasi bentuk lainnya yang umumnya kompak atau padat. Misalnya, varietas LUI, SP8-IQ, jade crown, fine zone, Whire sun, dan lain sebagainya.

Deskripsi dan Morfologi Tanaman Sawi Putih
Sawi putih ( Brassica pekinensia L) termasuk jenis tanaman sayuran daun dan tergolong ke dalam tanaman semusim ( berumur pendek). 

Tanaman tumbuh pendek dengan tinggi sekitar 26 cm-33 cm atau lebih, tergantung dari varietasnya. Tanaman sawi putih membentuk krop, yaitu kumpulan daun-daun yang membentuk kepala.

Tanaman sawi putih berakar serabut yang tumbuh dan berkembang secara menyebar ke semua arah di sekitar permukaan tanah, sehingga perakarannya sangat dangkal pada kedalaman sekitar 5 cm. Tanaman sawi putih tidak memiliki akar tunggang.

Perakaran tanaman sawi putih dapat tumbuh dan berkembang dengan baik pada tanah yang gembur, subur, mudah meyerap air, dan kedalaman tanah ( solum tanah) cukup dalam.

Tanaman sawi putih memiliki batang sejati pendek  dabn bersayap terletak pada bagian dasar yang berada di dalam tanah. Batang sejati bersifat  tidak keras dan berwarna keputih-putihn. Batang sejat memiliki ukuran panjang 1,5 cm, dan diameternya 3,5 cm. Pada umumnya batang sawi putih bercabang.

Daun tanamn sawi putih berbentuk bulat panjang (lonjong) dan agak lebar, kasar, berkerut-kerut, berbulu halus sampai kasar ( namun ada yang berdaun halus dan tidak berbulu), berwarna hijau muda sampai hijau tua. 

Daun memiliki tangkai daun yang panjang, berwwarna putih,, agak lebar dan pipih, bersifat lemas dan halus. Pelepah-pelepah tersusun saling membungkus dengan pelepah-pelepah daun yang lebih muda sehingga membentuk kepala (krop), akan tetapi pada daun-daun tua (paling bawah) membuka. 

Di samping itu, daun juga memiliki tulang-tulang daun yang menyirip dan bercabang-cabang.
Daun tanaman sawi putih merupakan bagian tanaman yang dikonsumsi dalam berbagai bentuk makanan, terutam bagian kropnya (kumpulan-kumpulan daun yangmembentuk kepala).

Untuk mengetahui cara budidaya sawi putih silahkan klik budidaya sawi putih

Kalau artikel ini bermanfaat bagi Anda, tolong share keteman anda melalui Facebook, google plus, atau twitter dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Terima kasih atas partisipasinya.

Sumber:
Buku: "Teknik Budi Daya dan Analisa Usaha Tani Sawi Putih"  Penerbit Aneka Ilmu

Pecinta Tanaman - 5:36 PM

Saturday, October 26, 2013

Manfaat Jambu Biji Khasiat Daun, Kulit, Batang dan Akarnya

Saturday, October 26, 2013

Manfaat  jambu biji beserta daun, kulit, akar dan batang, sudah diketahui dari jaman dulu. Namun tidak sedikit orang yang tidak mengetahui apa saja khasiat atau manfaat yang terkandung dari tanaman yang satu ini.

manfaat jambu biji, manfaat daun jambu biji, khasiat jambu biji, akar jambu biji

Jambu biji termasuk buah yang kaya vitamin. Namun, bukan hanya buahnya yang berguna, mulai dari akar, daun, kulit, dan batangnya juga sangat fungsional, terutama untuk oabt-obatan. Akar, kulit, batang, dan daunnya dapat menyembuhkan mencret, sariawan, diare, dan penyakit perut lainnya. Caranya , akar, kulit, batang, dan daunnya direbus sampai mendidih, kemudian airnya diminum.

Tanaman jambu biji berkhasiat sebagai obat antibakteri karena mengandung avikularin dan guaijaverin. Daunnya dapat menyembuhkan luka. Caranya, daun jambu biji ditumbuk halus kemudian ditempelkan pada lukanya.

Daun jambi biji juga bisa dipergunakan untuk pengawetan telur ayam rebus. Daunnya juga bisa meredam atau minimal meringankan aroma jengkol yang menyengat. Caranya, jengkol direbus dengan daun jambu biji. Buah jambu biji, selain enak di konsumsi secara langsung, juga bisa digunakan sebagai bahan baku untuk minuman sari buah dan bermacam-macam makanan yang berguna bagi kesehatan manusia.


Dalam perang dunia kedua, makanan darurat tentara Amerika dilengkapi dengan makanan dari buah jambu biji untuk meningkatkan daya tahan mereka terhadap infeksi. Disamping kadar vitaminnya tinggi, buah jambu biji mengandung cukup banyak mineral besi, fospat, dan kapur. Zat besi 4/5 bagian berada pada biji, sayangnya tidak dapat dicerna oleh manusia maupun hewan.

Biji jambu yang tertelan oleh manusia maupun hewan akan keluar lagi dalam keadaan utuh bersama kotoran. Untuk itu, hewan merupakan salah satu pengembangbiakan tanaman jambu biji, karena ia menaburkan bijinya di berbagai tempat.

Tinggi rendahnya  kadar vitamin A buah jambu biji sangat dipengaruhi oleh warna dagingnya. Penelitian menunjukkan bahwa tiap 100 gram daging buahnya mengandung 3.100 mikrogram vitamin A dan 310 miligram vitamin C. Buah daging yang pucat warnanya biasanya tidak mengandung vitamin A, namun rata-rata masih mengandung 46 miligram vitamin C. Dengan demikian, buah jambu biji yang dagingnya berwarna apapun pasti mengandung vitamin C yang lumayan tinggi.

Selain buah yang matang, daun, kulit batang, akar, dan buah mudanya mengandung zat psiditanin. Daunnya mengandung minyak atsiri eugenol dan damar disamping zat-zat mineral yang terdapat di dalam buah. Dalam ramuan tradisional, daun, kulit, batang, akar, dan buah mudanya, dinyatakan sangat mujarab untuk pengobatan penyakit disentri, mencret, radang lambung, sariawan. Keputihan, dan lain-lain.

Akar atau 5-7 lembar daun jambu biji jika dituang dengan air panas lalu airnya di minum sebanyak 3-4 sendok, bisa menyembuhkan penyakit disentri, mencret, dan gangguan pencernaan lainnya. Selain itu, arang batang jambu biji yang ditumbuk halus dapat dijadikan roti. Jika ada tanda-tanda anda terserang penyakit flu, segeralah makan buah jambu biji. Anda akan terhindar dari penyakit tersebut. Membisakan memakan buah jambu biji merupakan usaha preventif untuk mencegah penyakit flu.

Orang yang terserang penyakit yang cukup berat, semisal demam berdarah, sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi buah jambu biji, terutama yang dagingnya berwarna merah. Jambu biji yang dagingnya berwarna merah sudah cukup terkenal bisa membantu proses kesembuhan seseorang yang terkena penyakit demam berdarah. Hal ini bisa terjadi karena kadar gizi dan vitamin yang terdapat pada buah jambu biji yang dagingnya berwarna merah mampu meningkatkan daya tahan tubuh seseorang yang terkena penyakit cukup berat dan serius.

Sebelum ada perkembangan teknologi makanan, buah jambu biji biasanya dinikmati secara langsung. Anak-anak dan orang dewasa yang masih kuat giginya dapat menikmati buah yang ¾ masak atau sudah benar –benar masak dan lunak. Orang tua yang giginya sudah rapuh dan ompong masih bisa menikmati buah jambu biji yang sangat matang dan sudah benar-benar lunak dagingnya.

Beberapa orang beranggapan bahwa memakan buah jambu biji dapat mengakibatkan sakit perut, bahkan sakit usus buntu. Kekhawatiran ini sebenarnya hanya merupakan dugaan saja. Rasa takut bisa diatasi dengan cara memakan daging buah jambu biji bagian luar saja.

Jika ingin memakan keseluruhan bagian buahnya, kita bisa melumatkan seluruh buah dengan cara merebusnya dalam air kemuian disaring dan dipisahkan bijinya. Daging buah yang sudah lumat bisa ditambah gula, sesuai selera. Untuk menambah nikmatnya rasa, daging buahnya bisa dibubuhi sedikit air jeruk atau asam sitrun.

Cara lain yang bisa ditempuh untuk memisahkan bij buah jambu biji dari dagingnya adalah dengan cara dibuat juice. Setelah juice jadi, biji didalamnya bisa disaring. Kita pun mendapatkan  minuman yang nikmat dan segar, mengandung gizi tinggi, dan aman. Jus jambu biji juga bisa dimanfaatkan sebagai pengganti air jeruk dan tomat yang dikonsumsi oleh bayi dan anak-anak.


Kalau artikel ini bermanfaat bagi Anda, tolong share keteman anda melalui Facebook, google plus, atau twitter dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Terima kasih atas partisipasinya.

Pecinta Tanaman - 10:33 AM

Friday, October 18, 2013

Manfaat Jeruk Nipis

Friday, October 18, 2013

Jeruk merupakan buah yang dikenal oleh setiap orang. Dapat dikatakan bahwa setiap orang mempunyai dan pernah makan buah yang enak rasanya ini. Selain rasanya yang enak, buah jeruk nipis banyak sekali manfaatnya untuk kesehatan.

manfaat jeruk nipis, khasiat jeruk nipis, manfaat buah jeruk

Seperti kita ketahui, jeruk mengandung vitamin C dan A, dua vitamin yang sangat penting sekali untuk kesehatan manusia. Bahkan jeruk bukan hanya mengandung vitamin C dan A saja, melainkan juga mengandung vitamin B1 dan B2.

Kalau ingin jeruk yang kandungan vitamin C nya banyak, maka kita dapat memilih jeruk nipis atau yang lebih dikenal pula dengan nama jeruk pecel dan juga jeruk sitrun. Tapi ingat bahwa yang mengandung vitamin C ini bukan hanya kedua jeruk ini saja, melainkan semua buah jeruk juga mengandung vitamin C, hanya saja kadarnya yang paling banyak adalah jeruk nipis dan jeruk sitrun.


Apakah kegunaan vitamin C ini buat tubuh kita? Sebenarnya kegunaan vitamin C bagi tubuh adalah sebagai perisai tubuh dari berbagai penyakit. Orang yang kekurangan vitamin C akan cepat lesu dan lelah serta sangat mudah terserang/dihinggapi berbagai penyakit.


Lagi pula kalau badan kita kekurangan vitamin C akan dapat mengakibatkan kurangnya nafsu makan, gigi kita tidak kuat dan mudah goyah, serta bisa mengakibatkan pendarahan ringan dibawah kulit kita.

Jeruk juga banyak menganung vitamin A, maka sangat baik sekali buat mata. Karena orang yang kekurangan vitamin A maka penglihatan menjadi buram. Bila tidak segera diobati lama kelamaan menjadi buta. 

Memang kebutuhan Vitamin A bagi tubuh kita hanya sedikit. Maka kalau kita setiap hari makan sebutir jeruk saja, itu sudah cukup dan tubuh kita tidak akan kekurangan vitamin A. Perlu diketahui bahwa buah-buahan yang dagingnya berwarna kuning, seperti jeruk dan juga mangga banyak mengandung vitamin A. demikian juga bangsa umbi-umbian yang dagingnya berwarna.

Karena jeruk rasanya enak, maka sangat disukai orang tua maupun anak-anak. Karena itu pabrik-pabrik farmasi dalam membuat obat-obatan untuk anak-anak sering diramu dengan rasa jeruk. Dalam pengobatan traisional, buah jeruk memegang peranan cukup penting. 

Misalnya jeruk nipis yang diperas airnya dan dicampur dengan kecap sedikit kapur sirih dapat digunakan sebagai obat batuk yang sangat mujarab, atau jeruk nipis diberi kapur sirih sedikit lalu dibakar sampai hangat-hangat kuku, kemudian diperas dan airnya diminumkan juga dapat menyembuhkan penyakit batuk.

Kalau untuk membuat bahan minuman dan permen rasa jeruk dapat digunakan buah jeruk ataupun bunga dan buahnya yang manis muda. Karena baik bunga maupun buah yang masih muda memiliki kandungan minyak dan aroma rasa jeruk yang cukup tinggi.

Sebagai bahan campuran dalam makanan daun jeruk nipis yang masih muda (pupus) sangat enak bila dicampurkan pada bumbu sate kambing. Tentu saja dengan cara daun jeruk nipis yang masih muda itu diiris-iris halus. 

Di luar negeri kulit buah jeruk juga dimanfaatkan oleh pabrik-pabrik minuman. Dari kulit tersebut dapat diambil minyaknya yang berbau wangi jeruk untuk bahan campuran minuman. Pabrik-pabrik ini kebanyakn berdiri di Spanyol, selain itu kulit buah jeruk juga dipergunakan dalam pembuatan minyak wangi, sabun wangi, dan campuran alam pembuatan kue-kue. Bahkan dari penyelidikan para ahli, limbah jeruk yang terdiri dari kulit luar, kulit dalam, dan biji jeruk, apat diolah menjadi gula tetes, alcohol, minyak, dan makanan ternak.

Jadi, manfaat jeruk nipis atau jeruk-jeruk yang lainnya sangat banyak manfaatnya bagi tubuh kita., terutama untuk menjaga pertahanan tubuh supaya prima.

Kalau artikel ini bermanfaat bagi Anda, tolong share keteman anda melalui Facebook, google plus, atau twitter dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Terima kasih atas partisipasinya.

Pecinta Tanaman - 7:34 AM

Khasiat Alpukat Untuk Perawatan Wajah dan Mengobati Berbagai Macam Penyakit

Buah alpukat menjadi salah satu buah terpaforit, jika disajikan dalam bentuk juice. Menurut para ahli kesehatan, buah alpukat (baik daging, biji maupun daun) mempunyai banyak kandungan vitamin yang diperlukan oleh tubuh kita. 

khasiat alpukat, manfaat alpukat, khasiat alpukat untuk berbagai macam penyakit, khasiat alpukat untuk keshatan, khasiat alpukat untuk kecantikan wajah

Diantaranya daging buah alpukat dapat membangun kulit muka yang sudah tampak lesu dan dapat memperkuat kulit serta mempertahankannya dari keriput. Selain menjaga kulit agar tampak segar, buah alpukat juga dapat mencegah penyakit sariawan.

Selain daging buah alpukat, daun dan bijinya dapat digunakan sebagai obat tradisional yang diyakini mampu mengobati berbagai gejala penyakit, diantaranya; kencing manis, kencing batu, sakit gigi, darah tinggi, nyeri lambung, dan lain-lain.


Di bawah ini ada beberapa contoh khasiat alpukat untuk mengobati berbagai macam penyakit berikut cara pemakaiannya:

1.    Sariawan
Sebuah isi alpukat yang sudah masak diberi 2 sendok makan madu murni, diaduk merata lalu dimakan. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

2.    Kencing batu
Empat lembar daun alpukat, 3 buah rimpang teki, 5 tangkai daun randu, setengah biji pinang, 1 buah pala, 3 jari gula enau, dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 ¼ gelas. Setelah dingin isaring lalu diminum. Sehari 3 x ¾ gelas.

3.    Darah tinggi
Tiga lembar daun alpukat dicuci bersih lalu diseduh dengan 1 gelas air panas. Stelah dingin diminum sekaligus.

4.    Kulit muka kering
Buah diambil isinya lalu lumatkan sampai seperti bubur. Dipakai untuk masker, dengan cara memoles muka yang kering. Muka dibasuh dengan air setelah lapisan masker alpukat tersebut mongering.

5.    Sakit gigi berlubang
Lubang pada gigi diberikan bubuk biji alpukat.

6.    Bengkaka karena peradangan
Bubuk dari biji securkupnya ditambah sedikit air sampai menjadi adonan sepeti bubur, balurkan ke bagian tubuh yang sakit.

7.    Kencing manis
Biji dipanggang di atas api lalu dipotong kecil-kecil dengan golok, kemudian digodok dengan air bersih sampai airnya menjadi cokelat. Saring dan minum setelah dingin.

8.    Teh  dan alpukat baik untuk menghilangkan rasa sakit kepala, nyeri lambung, bengkak pada saluran napas, rasa nyeri syaraf (neuralgia) dan datang haid tidak teratur.


Kalau artikel ini bermanfaat bagi Anda, tolong share keteman anda melalui Facebook, google plus, atau twitter dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Terima kasih atas partisipasinya.

Pecinta Tanaman - 7:03 AM

Tuesday, September 24, 2013

Manfaat Tumbuhan Paku

Tuesday, September 24, 2013

Mungkin selama ini kita tidak tau bahwa kita telah merasakan manfaat tumbuhan paku, atau bisa saja kita hanya memandang tanaman paku sebagai benalu. Menurut para ilmuwan tumbuhan paku memiliki lima belas ribu jenis mereka dapat hidup diwilayah belahan dunia manapun.


Manfaat, Tumbuhan, Paku
Tumbuhan paku paling sering kita lihat sebagai tanaman hias yang sering dipajang di halaman rumah atau di pot-pot cantik yang menghiasi teras rumah kita. Lebih daripada itu tanaman paku dapat kita gunakan sebagai obat, pupuk dan sebagainya. Di bawah ini ada beberapa kelebihan tanaman paku yang dapat kita ambil manfaatnya.

Manfaat tumbuhan paku:

  • Beberapa jenis tumbuhan paku dipelihara sebagai tanaman hias, misalnya paku tanduk rusa (Platycerium bifurcatum), paku sarang burung (Asplenium sp,.), suplir (Adiantum sp,.), dan paku rane (selaginella sp.)
  • Tumbuhan paku juga ada yang dimanfaatkan sebagai penghasil obat-obatan.Misalnya aspidium sp,.Dryopteris filix mas, dan Lycopodium clavatum.
  • Tumbuhan paku juga dimanfaatkan sebgai sayuran. Contohnya adalah semanggi dan Pteridium aquilinium.
  • Dalam hal kesuburan tanah, tumbuhan paku juga dimanfaatkan sebagai pupuk hijau, misalnya azolla pinnata. Dalam hidupnya, tumbuhan paku ini hidup bersimbiosis dengan ganggang hijau-biru yaitu Anabaena azollae dalam mengikat nitrogen dari udara.
  • Dapat digunakan sebagai bahan untuk membuat karangan bunga, misalnya Lycopodium cernuum.



Tumbuhan paku tidak hanya memiliki tubuh kecil ada juga yang memiliki tubuh besar alias raksasa namun tumbuhan itu dapat ditemukan pada zaman Karbon, dan tumbuhan paku yang besar-besar dapat dikelompokan menjadi dua yaitu, Lepidodendron dan Sigillaria.

Biasanya kelompok Lepidodendron memiliki ketinggian sampai 30 m dan memiliki diameter batangnya kurang lebih satu meter dan panjang daunnya 10-60 cm meranggas dan sempit-sempit.

(Sumber Buku: Pengelompokan Tumbuhan. Sumber Gambar: Youtube.com)


Kalau artikel ini bermanfaat bagi Anda, tolong share keteman anda melalui Facebook, google plus, atau twitter dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Terima kasih atas partisipasinya.

Pecinta Tanaman - 9:32 AM

Saturday, August 24, 2013

Budidaya Nilam dan Cara Menanam Tanaman Nilam

Saturday, August 24, 2013

Nilam merupakan salah satu tanaman perdu yang sekarang banyak dilirik orang sebagai karena memiliki nilai ekonimis yang cukup tinggi. Keunggulan tanaman ini memiliki multi manfaat dan kahsiat yang cukup bagus dibanding dengan tanaman perdu yang lainnya.


budidaya, nilam, cara, menanam, tanaman nilamm

banyaknya permintaan minyak nilam di Indonesia maupun di luar Negeri menjadikan tanaman ini layaknya "primadona" yang banyak dicari orang, bahkan yang mengelola minyak dari bahan dasar nilam ini kebanyakan perusahaan besar yang  hasil akhirnya akan dikirim keluar negri atau menjadikan hasil nilam ini menjadi komoditi ekspor.

Untuk mengetahui bagaimana cara budidaya nilam atau cara menanam tanaman nilam ini, di bawah ini ada tahapan atau langkah-langkah budidaya nilam secara singkat:

PERSIAPAN BIBIT

Bila ingin melakukan kegiatan pesemaian atau pembibitan maka beberapa hal yang harus dipersiapkan antara lain lahan yang cukup, rnisalnya seluas 2.500 m2 untuk menangani sekitar 25 ha areal lahan yang akan ditanami, persiapan bibit berupa pohon nilam dari hasil panen melewati jangka waktu 6-7 bulan, tenaga kerja untuk melakukan monitoring dan pemeliharaan, bahan baku berupa tanah yang subur, pasir, sekam, pupuk kandang, insektisida, bahan baku untuk pembuatan naungan berupa bambu dan atap pelindung, serta persiapan bahan baku polibag sebagai sarana penempatan bibit.

Adapun metode pestmaian dapat dilakukan dengan 2 cara.

  • Cara pertama, bii setek dipotong sekitar 15-18 cm. Setelah itu, setek langsungdilaucapkan ke dalam polibag yang sudah diisi dengan mein tanam. Media tanam terdiri dari campuran 100 kg tanah, 125 kg seism, 25 kg pasir, dan 100 kg pupuk kandang. Campuran tessebut didiamkan selama 1-2 hari. Pemeliharaan bibit dalam pohlag ini cblakukan sampai berumur maksimum 2 bulan. Selanjutnya, bait dapat dipindahkan ke lahan perkebunan. Jumlah media tanam campuran tersebut digunakan untuk 26.000 polibag.
  • Cara kedua, bibit setek dipotong dengan panjang sekitar 12 cm-15 cm. Setelah itu, bibit direndam dalam pupuk cair organik perangsang akar tanaman (131) selama 5 menit. Lalu bibit diikat dalam satuan 50 atau 100 batang dan disimpan di tempat yang sejuk selama 15 hari. Saat akar serabut dan dam sudah muncul maka setek dipindahkan ke dalam polibag yang dilubangi sebanyak 2 atau 3 lubang untuk menghindari adanya gesekan dengan akar yang sudah hidup

PENGOLAHAN TANAH

Tanah terlebih dahulu harus melalui proses penggemburan dengan cara dicangkul atau dengan alat pertanian lainnya (traktor). Kedalaman galian tanah hendaknya 3o cm untuk dibalikkan. Setelah itu, didiamkan selama 3-4 hari agar terjadi proses penguapan dari tanah yang telah diolah.

Dengan asumsi lahan yang akan ditanami pohon nilam adalah tanah datar atau bekas persawahan, sebaiknya tanah yang telah gembur dibuat bedeng dengan lebar sekitar 3,2 m dengan panjang disesuaikan luas areal tanah. Setiap bedeng diberi jarak selebar 30 cm sebagai penampung saluran air sekaligus sebagai sarana jalan untuk mengontrol tanaman dengan kedalaman sekitar 15-25 cm.

Dengan lebar bedeng tersebut maka pada bedeng dapat dibuat 3 lubang dengan jarak masing-masing 80cm untuk menampung bibit sebanyak 3 polibag. Jarak lubang dari pinggiran saluran masing-masing 30 cm.

Lubang untuk tanaman tersebut dibuat dengan diameter 12-15 cm atau disesuaikan dengan diameter polibag. Kemudian lubang diberi pupuk kandang sebanyak 0,00769 kg atau sekitar 2 sendok makan. Setelah itu, lubang didiamkan selama 2-3 hari. Selanjutnya, proses penanaman bibit dapat dilakukan.

PENANAMAN

Sebelum proses penanaman dilakukan maka ada beberapa syarat dan cara serta mekanisme yang harus dipenuhi agar penanaman yang dilakukan memperoleh hasil optimal sesuai yang diinginkan dan pola budi daya. Adapun hal tersebut dijelaskan sebagai berikut..

Iklim

Penanaman nilam sebaiknya dilakukan di daerah yang memiliki kondisi ideal, yaitu berada pada suhu rata-rata antara 22-280 C. Tingkat intensitas penyinaran matahari cukup, terlebih pada saat tanaman mendekati masa panen.

Curah hujan yang ideal sebaiknya berada pada posisi antara 2.500-3.500 nunjtahun dan turun merata sepanjang tahun. Sementara tingkat kelembapan udara rata-rata di atas 75%.

Tanah

Pohon nilam dapat ditanam pada berbagai jenis kontur tanah, baik tanah datar, berbukit, ataupun tanah dengan tingkat kemiringan terjal. Namun, kondisi tanah yang disarankan subur, gembur, serta kaya humus agar memberikan hasil yang sangat.

Tinggi tempat yang ideal yaitu 10-400 in di atas permukaan laut (dpl), masih dapat ditanami sampai batas ketinggian 700 m dpl. Sementara pada ketinggian 700-2000 m dpl, nilam masih dapat tumbuh, tetapi kadar/remdemen min). mknya tidak sebagus di dataran rendah.

Keasaman tanah (pH) yang dikehendaki 5,5-6,5 dan tidak boleh tergenang air. Agar tidak tergenang, lahan sebaiknya dibuat bedeng agar kondisi tingkat kelembapan tanah mudah dikendalikan Tanah hat kurang diperkenankan, sedangkan pasir dan tanah berkapur tidak diperkenankan.

Cara Tanam

Penanaman dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu penanaman langsung dan tidak langsung.

Penanaman langsung

Bibit yang digunakan pada penanaman langsung berupa setek yang dipetik dari lahan perkebunan dan ditanam secara langsung di lahan. Setiap lubang ditanam 2-3 setek untuk menjaga setek yang mati.
Penanaman dengan cara ini membutuhkan bibit setek yang lebih banyak dan persentase kematiannya lebih besar. Oleh sebab itu, cara ini tidak disarankan untuk diterapkan di perkebunan budi daya.

Penanaman secara tidak langsung (khusus budi daya)

Bibit yang digunakan pada cara ini melalui proses pesemaian atau pembibitan terlebih dahulu. Tanaman dipersiapkan selama 6-8 minggu sebelum ditanam pada lahan budidaya. Pesemaian dapat dilakukan pada lahan tersendiri pemberian pelindung atau pada areal yang memiliki pepohonan yang rindang. Namun, lahan memenuhi syarat, yaitu kemudahan persediaan air dalam jumlah cukup serta memudahkan efektivitas monitoring untuk memantau perkembangan dari bibit/setek

PEMELIHARAANTANAMAN

Pemupukan

Pemupukan hendaknya dilakukan dengan pedoman 5 tepat, yaitu tepat jenis, tepat jumlah, tepat waktu, tepat cara, dan tepat tempat.

Tepat jenis

Tepat jenis diartikan penggunaan jenis pupuk disesuaikan dengan jenis tanaman, yaitu pupuk kandang dari domba dan ayam atau pupuk kimia berupa SP 36, urea, KCL, dan NPK.

Tepat jumlah

Tepat jumlah diartikan jumlah pemberian pupuk disesuaikan dengan luas areal tanaman. Sebagai contoh, untuk flap hektar per tahun rata-rata memerlukan pupuk kandang masing-masing sebanyak too sak, SP 36 sebanyak 200 kg, urea sebanyak 200 kg , KCL sebanyak 150 kg, dan NPK sebanyak 100 kg.

Selain itu, pupuk organik dapat digunakan untuk lebih merangsang terjadinya proses pertumbuhan daun yang lebih cepat dalam jumlah banyak. Pemupukan menggunakan cairan penyubur tanaman (CPT) dengan takaran tho ml ditambah air sebanyak 40 liter untuk lahan seluas satu hektar.

Tepat waktu

Tepat waktu dimaksudkan agar pemupukan dilakukan pada awal proses penanaman dengan dosis sesuai takaran. Pada masa pertumbuhan memasuki umur satu bulan diberi urea dan KCL atau SP 36 dan NPK sebanyak 1/4 bagian dan 1/3 bagian. Pemupukan ini diberikan satu minggu setelah panen pertama dan sisanya setelah panen kedua dan ketiga. Hal ini dimaksudkan agar proses pertumbuhan tanaman lebih optimal

Tepat cara

Tepat cara diartikan perlakuan dan mekanisme pemberian pupuk beserta takaran jumlahnya dan urut-urutan pemberiannya mengikuti program dan pola budi daya tanaman.

Tepat tempat

Tepat tempat diartikan lokasi penyimpanan pupuk berada pada tempat yang baik, mudah dijangkau, serta jarak antara tempat penyimpanan dan lahan budi daya soling berdekatan. Hal ini dilakukan agar efektivitas dan efisiensi pemupukan menjadi lebih tinggi.

Penyulaman

Penyulaman dilakukan untuk mengganti tanaman yang sudah mati atau layu agar jumlah tanaman sesuai target yang diinginkan. Penentuan target jumlah tanaman disesuaikan dengan lugs areal dan jarak tanam, yaitu 1 hektar dengan jumlah Wait maksimum 26.000 tanaman.

Penyiangan

Penyiangan dilakukan setelah tanaman berumur sekitar umur tersebut, ketinggian tanaman mencapai 20-30 cm dan m cabang bertingkat dengan radius 20 cm. Penyiangan dilakukan de 2 (dua) cara, yaitu cara mekanis dan kimiawi.

Pemangkasan

Pemangkasan dilakukan setelah tanaman berumur 3 bulan, yaitu setelah terbentuk perdu yang saling menutupi satu sama lain di antara pohon atau tanaman. Pemangkasan dilakukan pada cabang tingkat tiga ke atas. Pemang¬kasan dan penjarangan dilakukan agar tanaman terhindar dari serangan hama dan penyakit tanaman. Selain pemangkasan memberi ruang gerak lebih luas ker.hadap tanaman.

Pembumbunan

Pembumbunan dilakukan setekth proses panen selesai. Cabang-cabang dan dahan serta ranting yang ditinggalkan sesudah panen yang letaknya dekat dengan tanah ditimbun seting 10-15 cm. Cabang yang letaknya jauh dari tanah dipatabkan bagian ujungnya (tidak terputus dari batang) dan bagiar dari batang patah ditimbun dengan tanah.


Kalau artikel ini bermanfaat bagi Anda, tolong share keteman anda melalui Facebook, google plus, atau twitter dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Terima kasih atas partisipasinya.


Pecinta Tanaman - 6:12 PM

Budidaya Jambu Mete atau Jambu Monyet

Jambu mete atau jambu monyat di Indonesia memiliki beberapa nama seperi jambu mede (Sunda), jambu monyet (Jawa dan Sumatera), jambu jipang/dwipa (Bali), jambu siki, erang, atau gaju (Sumatera), didaerah daerah di Indonesia tanaman buah ini banyak dibudidaya.

budidaya,  jambu,  mete, jambu monyet

Salah satu keunggulan buah jambu mete ini yaitu buah sejati nya atau yang lebih terkenal dengan biji atau kacang mete. sedangkan buah yang bagian atasnya (yang membungkus kacang) itu disebut buah semu.

Di bawah ini kita akan mengetahui secara singkat cara menanam atau budidaya jambu mete atau jambu monyet

 IkLim

  • Tanaman jambu mete sangat menyukai sinar matahari. Apabila tanaman jambu mete kekurangan sinar matahari, maka produktivitasnya akan menurun atau tidak akan berbuah bila dinaungi tanaman lain.
  • Suhu harian di sentra penghasil jambu mete minimum antara 15-25°C dan maksimun antara 25-35°C. Tanaman ini akan tumbuh baik dan produktif bila ditanam pada suhu harian rata-rata 27°C.
  • Jambu mete paling cocok dibudidayakan di daerah-daerah dengan kelembaban nisbi antara 70-80%. Akan tetapi, tanaman jambu mete masih dapat bertOleransi pada tingkat kelembaban 60-70%.

  • Angin kurang berperan dalam proses penyerbukan putik tanaman jambu mete. Dalam penyerbukan bunga jambu mete, yang lebih berperan adalah serangga karena serbuk sari jambu mete pekat dan berbau sangat harum.
  • Daerah yang paling sesuai untuk budi daya jambu mete ialah di daerah yang mempunyai jumlah curah hujan antara 1.000-2.000 mm/* tahun dengan 4-6 bulan kering (<60 mm).

Media Taman

  • Jenis tanah paling cocok untuk penanaman jambu mete adalah tanah berpasir, tanah lempung berpasir, dan tanah ringan ber¬pasir.
  • Jambu mete paling cocok ditanam pada tanah dengan pH antara 6,3-7,3, tetapi masih sesuai pada pH antara 5,5-6,3.

Ketinggian Tempat

Di Indonesia, tanaman jambu mete dapat tumbuh di ketinggian 1-1.200 m dpi. Batas opti¬mum ketinggian tempa untuk tanaman ini hanya sampai 700 m dpi, kecuali untuk tujuan rehabilitasi tanah kritis.

Sistem Budi Daya

Pembibitan

Budidaya jambu mete dapat diperbanyak secara generatif melalui biji dan secara vegetatif dengan cara pencangkokan, okulasi, dan penyambungan. Biji yang akan ditanam harus berasal dari pohon induk pilihan.

Cara penanganan biji mete untuk benih adalah:

  • Buah mete/calon bibit dipanen pada pertengahan musim panen.
  • Buah mete tersebut harus sudah matang dan tidak cacat.
  • Biji mete segera dikeluarkan dari buah semu lalu dicuci bersih, kemudian disortir.
  • Biji mete dijemur sampai kadar air 8-10%.
  • Bila dikemas dalam kantong plastik, aliran di ruang penyimpanan harus lancar denngan suhu antara 25-30° C dan kelembapan 70-80%.
  • Lama penyimpanan bibit + 6 bulan, paling lama 8 bulan.
  • Sebelum ditanam, benih (biji mete) harus disemai dahulu.

Pengolahan Media Tanam

Pengolahan media iariarn merupakan faktor yang penting agar bibit jambu mete dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Pekerjaan ini meliputi persiapan awal lahan, pembukaan lahan (land clearing), dan pemupukan

Persiapan

Sebelum ditanami lahan harus dibersihkan dahulu, dan pH harus 4-6. Tanaman jambu mete sangat toleran terhadap lingkungan yang kering ataupun lembap, juga terhadap tanah yang kurang subur. Daerah dengan tanah liat pun jambu mete dapat tetap bisa hidup dan berproduksi dengan baik. Saat tanam jambu mete yang baik adalah awal musim hujan. Pengolahan tanah sudah dimulai di musim kemarau.

Pembukaan Lahan

Lahan yang akan ditanami jambu mete harus terbuka atau terkena sinar matahari dan disiapkan sebaik-baiknya.Tanah dibajak/ dicangkul sebelum musim hujan. Batang¬batang pohon disingkirkan dan dibakar.

Pemupukan

Pemberian pupuk kandang dimulai sejak sebelum penanaman. Sebaiknya, di saat tanaman masih kecil, pemupukan dengan pupuk kandang itu diulangi hingga dua kali setahun. Caranya dengan menggali lubang sekitar batang, sedikit di luar lingkaran daun. Pupuk atau kompos dimasukkan ke dalam lubang galian itu. Pemupukan berikutnya dilakukan dengan menggali lubang, di luar lubang sebelumnya. Pemberian pupuk kandang dan kompos dimaksudkan untuk memperbaiki keadaan fisik tanah.

Teknik Penanaman

Sebelum dilakukan penanaman, terlebih dahulu tentukan pola dan jarak tanam, kemudian dilakukan pembuatan lubang tanam.

Penentuan Pola dan Jarak Tanam

Pada budi daya monokultur jarak tanam dianjurkan 12 x 12 m. Maka dalam setiap satu hektare lahan jumlah total tanaman yang dibutuhkan sebanyak 69 batang. Jarak tanam dapat dibuat dengan ukuran 6 x 6 m sehingga jumlah total tanaman yang dibutuhkan adalah 276 batang/ha. Kerapatan tanaman kemudian dijarangkan pada umur 6-10 tahun.

Pembuatan Lubang Tanam

Cara membuat lubang tanam:
  • Tanah digali dengan ukuran 30 x 30 x 30 cm. Bila jenis tanahnya sangat liat, ukuran lubang tanam dibuat 50 x 50 x 50 cm. Bila di lubang tanam terdapat lapisan cadas, harus ditembus agar akar dapat tumbuh sempurna dan terhindar dari genangan air.
  • Pada waktu penggalian lubang, lapisan tanah bagian atas dipisahkan ke arah Utara dan Selatan serta lapisan bawah ke arah Timur dan Barat.
  • Lubang tanam dibiarkan terbuka ± 4 minggu. Pada waktu penutupan lubang, tanah lapisan bawah dikembalikan ke tempat semula, disusul lapisan atas yang telah bercampur dengan pupuk kandang ±1 pikul.
  • Di lubang tanam yang telah ditimbun dibuat ajir agar lubang tanam mudah ditemukan kembali.

Cara Penanaman

Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut.:
  • Bibit yang akan ditanam dilepas dari polybag. Tanah yang melekat pada akar dijaga jangan sampai berantakan agar perakaran bibit tidak rusak.
  • Penanaman dilakukan sampai sebatas leher akar atau sama dalamnya seperti sewaktu masih dalarn persemaian. Bila menggunakan bibit dari okulasi dan sambung, usahakan akar tunggangnya tetap lurus. Letak akar cabang diusahakan tersebar ke segala arah. Ujung¬ujungnya yang patah/rusak sebaiknya dipotong.
  • Tanah di sekitar batang dipadatkan dan diratakan agar tidak terdapat rongga-rongga udara di antara akar dan tidak terjadi genangan air. Tanaman perlu diberi penyangga dari bambu agar dapat tumbuh tegak.

Pemeliharaan Tanaman

Pemeliharaan tanaman meliputi pekerjaan penyiraman, penyulaman, penyiangan dan pengemburan, pemupukan, pemangkasan, serta penjarangan.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Hama

Ulat kipat (Cricula trisfenestrata HeIf) 

Pada tanaman terlihat kepompong ber-gelantungan. Ulat berwarna hitam bercak¬bercak putih, kepala dan ekor warna merah nyala, dan seluruh tubuhnya ditumbuhi rambut putih berbentuk Telurnya berwarna putih, oval. Fase pupa berlangsung 4 / minggu, fase kepompong 3-5 minggu.

Gejala: daun-daun tidak utuh dan terdapat bekas gigitan. Pada serangan yang hebat, daun dapat habis sama sekali, tetapi tanaman tidak mati. Bila terkena serangan, tanaman tidak akan menghasilkan buah dan baru pulih setelah 18 bulan.
Pengendalian: dengan menyemprotkan\ insektisida Symbush 50 EC atau Pumicidin dengan dosis 1,0-1,5 mVliter air.

Helopeltis sp.

Tubuh imago berwarna hitam, kecuali abdo¬men bagian belakang sebelah bawah berwarna putih.
Gejala: pada tunas-tunas daun muda, tangkai daun terdapat bercak-bercak hitam tidal( merata. Daun dan ranting segera mengering; dan diikuti dengan gugurnya daun.
Pengendalian: (1) melalui teknik bercocokn tanam, misalnya dengan mengurangi tanaman inang atau tanaman peneduh. (2) dengan insektisida Agroline dengan dosis 0,2 % atau Thiodan dengan dosis 0,02 %.

Ulat penggerek batang (Plocaederu feeeugineus L)

Gejala: mula-mula daun berubah warna menjadi kuning. Lama-kelamaan daun akan gugur/rontok dan tanaman dapat mati.
Pengendalian: (1) dengan menangkap ulat penggerek tersebut. (2) dengan mengelesi 1 sekitar permukaan batang/akar dengan 1 larutan BMC 1-2% (20 gram/liter air).

Penyakit

Penyakit yang sering menyerang adalah pe¬nyakit busuk batang dan akar, penyakit bunga dan putik, dan Antracnossis. Penyakit ini dapat dibasmi dengan Fungisida Zinc Carmamate, Captacol dan Theophanatea.

Penyakit layu

Penyakit ini muncul bila tempat pembibitan terlalu lembab dan jenuh air.
Penyebab: Phytophthora palmivora, Fusarium sp, dan Phytium sp.

Gejala: bila tanaman tiba-tiba menjadi layu. Pengendalian: (1) memperbaiki lingkung¬an pembibitan, seperti memperdalam parit pembuangan air dan mengurangi naungan yang terlalu rapat. (2) penyemprotan Dithane M 45 secara teratur dan terencana.

Daun layu dan kering

Penyebab: bakteri Phytophthora solanacearum.
Gejala: secara mencolok daun-daun berubah warna dari hijau menjadi kuning lalu gugur, beberapa cabang meranggas, dan tanaman akhirnya mati. Jaringan kayu pada batang yang terserang di bawah kulit berwarna hitam atau biru tua dan berbau busuk.

Pengendalian: tanaman yang terserang penyakit ini harus dibongkar sampai ke akar¬akarnya supaya penyakit tidak menutar ke tanaman lain. Pencegahan harus dilakukan secara terpadu. Bibit dan alat-alat pertanian harus bebas dari kontaminasi bakteri dan karantina tanaman dilakukan secara konsekuen.

Bunga dan buah busuk

Penyebab: Colletrichum sp., Botryo¬diplodia sp., Pestalotiopsis sp. Gejala: kulit buah hitam dan busuk.
Penyebab: Pestalotiopsis sp, Colletri¬chum sp, Pestalotiopsis sp., Botryo-diplodia sp., Fusarium sp.
Gejala: permukaan kulit buah dan kulit biji kering kecokelatan dan pecah-pecah, bunga dan tangkai busuk.


Kalau artikel ini bermanfaat bagi Anda, tolong share keteman anda melalui Facebook, google plus, atau twitter dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Terima kasih atas partisipasinya.

Pecinta Tanaman - 4:03 PM

Cara Menanam panili dan Budidaya Vanili

IKLIM

Panili tumbuh pada daerah (Zone) antara 100 Lintang Utara dan 200 Lintang Selatan. Indonesia terletak antara 50 L.U. 100 L.S. sehingga secara potensial merupakan daerah pengembangan tanaman panili yang baik.

budidaya, panili, cara menanam



Sebagian besar daerah penanaman panili di Indonesia ter¬dapat di Jawa yang terletak di antara 50 L.U.. — 70 L.S. Pusat penanarnan panili di Jawa terdapat di 3 tempat, yaitu Daerah Garut (Jawa Barat), Daerah Temanggung dan Kedu (Jawa Tengah) dan Daerah Malang dan Banyuwangi (Jawa Timur).

Unsur-unsur iklim yang banyak mempengaruhi terhadap budidaya tanaman panili adalah elevasi (tinggi tempat) temperatur, tipe curah hujan dan kelembaban udara.

Elevasi dan Temperatur.

Temperatur rata-rata di Indonesia pada ketinggian permukaan laut adalah ± 260C dan turun ± 0,60C setiap naik 100 m. Panili dapat ditanam pada dataran rendah sampai elevasi 700 m, bahkan di daerah asalnya Mexico dapat sampai pada elevasi 2000 m, tetapi elevasi yang optimal adalah antara 400-700 m dengan tern¬peratur rata-rata tahunan 220C-250C. Batas temperatur tertinggi 380C dan temperatur terendah 90C bagi tanaman! panili ditentukan oleh terhentinya pertumbuhan tanaman.

Tipe Ctirah Hujan dan Kelembaban

Pembagian curah hujan lebih penting daripada jumlahnya per tahun. Panili memerlukan masa agak kering ± 3 bulan untuk pernasakan buah dan mempertinggi mutunya. Periode hujan selama 8-10 bulan diperlukan untuk pertumbuhan tanaman dthi pembentukan buah.‘ Di Indonesia, tipe curah hujan optimal untuk panili adalah 2000-3000 mm per tahun dengan kelembaban +80%.

 TANAH DAN LOKASI

Perhatian utama pada saat pemilihan tanah untuk berusaha tani panili, ditunjukan kepada tanah-tanah yang banyak me¬ngandung humus (mulch), karena akar-akar tanaman panili tumbuh relatif dangkal, sehingga sangat peka terhadap keadaan lapisan-lapisan tanah paling atas. Oleh karena itu hendaknya diusahakan agar kadar bunga tanah (humus) tetap dipertahankthi.

Tanaman panili menghendaki, struktur tanah yang baik porous (mudah meresapkan air) dan gembur sehingga mudah ditembus akar-akar tanaman.

Tanaman panili memerlukan unsur Ca (Calcium) yang jumlahnya relatif banyak, sehingga dalam usaha mencari tanah untuk pertanaman panili, keadaan unsur Ca nya juga perlu dipertimbang¬kan.

Keadaan Ph tanah yang dikehendaki tanaman panili adalah antara Ph 6-7. Tanah-tanah yang terbaik untuk tanaman panili adalah tanah yang berasal dari bahan batuan induk batu kapur dengan Ph 6-7. Dengan Ph tanah antara 6-7 tanaman panili akan bebas dari problema penyakit busuk batang, bila dibanding kan dengan tanah yang mempunyai Ph 5,0-5,5.   

PENANAMAN

PENANAMAN POHON PELINDUNG ATAU POHON PANJ ATAN   

Penanaman pohon pelindung atau pohon panjatan sebaik¬nya sudah dilaksanakan satu tahun sebelum dilaskanakan naman tanaman pamili.

 Jenis tanaman yang baik dipakai sebagai pohon pelindung dan sekaligus sebagai pohon panjatan/penunjang adalah tanam¬tanaman seperti :
  • Lamtoro (Leucaena glauca)
  • Dadap (Erythrina variegata)
  • Jarak pagar (Jathropa curcas)
  • Kolena/pohon gamal (Glericidia)
  • Sengon (Albizia spei).

PENGOLAHAN TANAH

Sebelum melakukan penanaman, terlebih dahulu tanah harus tiolah dengan sebaik-baiknya dengan cara :
  • Terlebih dahulu tanah dibersihkan dari tonggak-tonggak pohorr kayu yang ditebang dan kotoran-kotoran lainnya. Selanjutnya tanah dicangkul atau dibajak sampai gembur dan rumput yang ada dibersihkan.
  • Pohon pelindung/penunjang ditanam pada permulaan musim penghujan dengan jarak tanam 1X2 m, 1X1,5 m atau 1X1,75 m, tergantung pada kesuburan tanah dan tinggi tempat dari permukaan laut. Barisan penanaman sebaiknya membujur ke timur, dengan maksud agar sinar matahari pagi dapat masuk dengan leluasa sehingga seluruh tanaman dapat sinar mata¬hari pagi dengan merata
  • Cara yang kedua penanaman pohon pelindung atau pohon panjatan dapat dilakukan sebagai berikut ;Pertama-tama sebelum tanah j dikerjakan, terlebih dahulu dianjir dengan jarak 1,5 m membujur ke timur, kemudian tanah bare digali (seperti membuat got/selokan) dengan lebar 50 cm. Penanaman pohon- Pandung atau panjatan Baru dilakukan pada permulaan musim penghujan. Penanaman dilakukan pada dasar galian tanah dengan jarak 1X1,5 m.
  • Cara yang ketiga, yaitu dengan cara kombinasi antara cara b dan c tetapi waktu tanam panili dilakukan bersama-sama dengan penanaman pohon pelindung atau pohon panjatan.

PERSIAPAN BIBIT

Pembiakan tanaman panili dapat dilakukan secara generatif dan dapat pula dengan cara vegetatif, namun yang sering dipakai adalah pembiakan dengan cara vegetatif (dengan stek). Sedang¬kan pembiakan secara generatif (dengan biji), dilakukan bila untuk keperluan penelitian (pemuliaan tanaman) untuk mendapat¬kan jenis-jenis baru yang lebih baik atau untuk tujuan-tujuan lainnya.

Penanaman panili dengan stek dilakukan pada musim penghujan yaitu sebelum hujan turun dengan lebat, karena bila di¬lakukan penanaman stek setelah hujan turun dengan lebatnya, maka sering kali bibit stek akan mati karena mengalami kebusuk¬an, dengan demikian sebelumnya harus sudah tersedia tanaman panili yang cukup mengeluarkan sulur-sulur dahan yang sehat dan kuat. 

Tanaman panili yang sudah pernah berbuah tidak baik dipakai untuk bibit karena daya tumbuhnya kurang. Sulur yang baik dipilih untuk stek bibit adalah batang/sulur yang agak gemuk/subur. Sulur/batang yang telah dipilih dan telah dipotong dan pohon induknya untuk stek bibit, pucuknya dipotong untuk menghindari pembusukan pucuk.

PENANAMAN

Jarak tanam (untuk Jawa) adalah 1,50X1,50 m, sesuai dengan jarak tanam pohon pelindung atau pohon panjatan. Menurut CHALOT jarak tanam pohon pelindung atau pohon panjatan 1,5 m X 1,0 m yaitu jarak antara larikan 1 m.

Sebelum bibit ditanam terlebih dahulu dibuat lubang-lubang penanaman dekat dengan pohon penunjang sedalam 10 cm. Cara menanam stek ada 2 cara yaitu dengan cara lengkung dan defigan cara lurus. 
Bibit yang pangkalnya lurus sebaiknya ditanam dengan cara lurus dan bibit yang pangkalnya melengkung sebaiknya ditanam dengan cara melengkung, guna menghindari terjadi luka, yang mengakibatkan, terjadinya pembusukan. 

Yang perlu diperhatikan pada waktu penanaman adalah akar lekat dan tiap-tiap buku pada stek jangan sampai terbalik, harus menghadap pohon penunjang atau pohon panjatan. Apabila terbalik, maka setelah stek tumbuh tidak akan mau melekat pada pohon penunjang, karena akar pelekatnya berada di luar sehingga akan selalu melengkung keluar menjauhi pohon penunjang.

Setelah melakukan penanaman, tanah di sekitar stek tidak boleh menjadi kering, karenanya perlu ditutup dengan daun daun atau jerami dan jika perlu disiram setiap pagi dan sore hari. Bagian yang ditanam ke dalam tanah sepanjang tiga ruas/buku.
Ada 2 (dua) cara penanaman :
  • Penanaman dengan memakai pohon penunjang.
  • Penanaman dengan memakai pagar rambatan.

PEMELIHARAAN TANAMAN

Perambatan Tanaman Panili

Dalam jangka waktu 2-3 minggu setelah tanam, stek-stek sudah mulai berakar dan tunas-tunas muda mulai keluar. Bila dalam jangka waktu tersebut stek belum juga tumbuh, sebaiknya diganti saja dengan stek yang baru (disulam) agar diperoleh tanaman yang seragam.

Pengaturan Pohon Pelindung

*    Tindakan pengaturan pohon pelindung yang terutama di¬tujukan untuk :Memberikan tingkat penyinaran (cahaya matahari) yang cukup untuk semua tanaman.
*    Mempermudah/memperlancar sirkulasi peredaran udara dan pemeliharaan dalam pertanaman.
*    Mengatur kelembaban udara di sekitar tanaman panili terutama pada waktu musim penghujan.
*    Mempertahankan tingkat keteduhan tertentu selama musim kering/kemarau

Pemangkasan Tanaman Panili.

Perlakuan pemangkasan tanaman panili dimaksudkan untuk mengatur pertumbuhan vegetatif ke arah pertumbuhan genera¬tif yang lebih produktif. Atau dengan perkataan lain untuk mengatur tanaman panili agar tidak hanya menghasilkan cabang yang banyak, tetapi juga menghasilkan buah yang banyak.

Pemangkasan untuk tanaman panili ada 3 (tiga) macam pe-mangkasan, yang masing-masing mempunyai maksud dan cara pemangkasan yang berbeda-beda, yaitu: pemangkasan bentuk, pemangkasan produksi dan pemangkasan rejuvenasi (pemangkasan peremajaan).

Pemangkasan bentuk bertujuan untuk membentuk kerangka tanaman yang kuat dan seimbang. Pemangkasan produksi bertujuan untuk mempertahankan keseimbangan kerangka tanaman yang telah diperoleh melalui pemangkasan bentuk, guna mendorong pertumbuhan generatif. Pemangkasan re¬juvenasi bertujuan untuk mempermuda/meremajakan cabang/¬batang-batang yang telah tua.


Kalau artikel ini bermanfaat bagi Anda, tolong share keteman anda melalui Facebook, google plus, atau twitter dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Terima kasih atas partisipasinya.

Pecinta Tanaman - 4:37 AM