;

Translate

Wednesday, April 2, 2014

Cara Merawat Pohon Sengon

Wednesday, April 2, 2014

Pada postingan kali ini kita akan membahas cara merawat pohon sengon setelah sebelumnya kita sudah membahas cara menanam atau budidaya sengon dan pembahasan tentang syarat tumbuh tanaman sengon.  Pohon sengon sama halnya seperti tanaman kayu lainnya yang membutuhkan perawatan yang baik, karena tanpa perawatan yang baik pasti hasil akhirnya pun akan kurang baik. Begitu pun dengan perawatan pada sengon buto.

Pohon sengon, sengon, tanaman sengon, cara merawat pohon sengon, bisnis pohon sengon
Pada tanah sangat kritis yang mempunyai struktur tanah jelek sebaiknya diutamakan penggunaan pupuk organik. Sebab pupuk organik ini mempunyai kelebihan dapat menyediakan unsur hara dan memperbaiki struktur tanah.

Untuk memperoleh produksi yang bermutu dan kayu sengon buto yang sesuai denagn harapan, tindakan pemeliharaan tidak boleh diabaikan, sebab tanaman sengon juga memerlukan pemeliharaan yang mutlak.
Pemeliharaan tanaman sengon buto  meliputi beberapa hal antara lain:


  • Penyulaman


Penyulaman dilakukan untuk mengganti tanaman yang tidak tumbuh dengan baik atau mati. Untuk penyulaman sebaiknya digunakan bibit yang berumur sama dengan tanaman yang disulam sehingga pertumbuhannya akan seragam dengan tanaman lainnya. Dengan demikian bibit yang digunakan untuk menyulam ini sebaiknya sudah direncanakan pada saat pengadaan bibit. Hal ini dilakukan dengan menambah bibit sebanyak 10% dari kebutuhan.

Untuk tanaman sengon buto, sekitar 2-3 minggu setelah tanam, hendaknya diadakan pemeriksaan ke kebun sengon buto. Bila ditemukan pertumbuhan sengon yang tidak sehat, atau bahkan mati, secepatnya dilakukan penyulaman.Agar pertumbuhan bibit sulaman itu tidak jauh tertinggal dengan tanaman lain, sebaiknya dipilih bibit yang baik disertai pemeliharaan yang intensif. Penyulaman ini berguna untuk mengetahu jumlah tanaman yang sesungguhnya, yang nantinya digunakan untuk memproduksi produk sengon buto yang dihasilkan.


  • Penyiraman


Pada fase awal pertumbuhannya, sengon buto membutuhkan persediaan air yang cukup.Penyiraman diberikan di sekitar tanaman.Namun pekerjaan ini dapat dihentikan bila tanaman  sengon buto sudah mampu tumbuh tanpa penyiraman, khususnya pada musim kemarau.


  • Pembumbunan dan pendangiran


Pembumbunan dan pendangiran sebenarnya dapat dilakukan dalam waktu yang bersamaan.Pada saat pembumbunan dapat sekaligus juga dilakukan pendangiran. Tanah yang digunakan membumbun diambil dari tanah di sekitar tanaman. Pada saat pembumbunan, tanah dibalik (tanah bagian atas menjadi bagian bawah). Dengan demikian, secara tidak langsung sudah mematiakn rumput (gulma) yang tumbuh di sekitar tanaman.
Pembumbunan dan pendangiran mempunyai beberapa keguaan berikut dalam pertumbuhan tanaman sengon buto:

a. Menutupi akar-akar yang menyembul keluar

Seiring denagn pertumbuhan tanaman, maka makin lama pertumbuhan akar semakin panjang dan ada beberapa akar yang pertumbuhannya menyamping  berada di dekat permukaan tanah,. Hal ini harus selalu diperhatikan sebab pertumbuhannya dipermukaan tanah kurang berguna.

b. Mengendaliakn gulma

Pada masa awal pertumbuhannya, di sekitar tanaman biasanya banyak tumbuh gulma (tanaman pengganggu), apabila dibiarkan, hal ini akan mengganggu pertumbuhan tanaman sebab gulma ikut menyerap unsure hara yang sebenarnya diperlukan oleh tanaman sengon buto.

Dengan adanya pembumbunan dan pendangiran, tanah dibalik sehingga gulma pertumbuhannya menjadi terhambat, bahkan ada yang mati. Dapat pula gulma dicabuti sambil melakukan pembumbunan. Masalah gulma ini sebenarnya tidak terlalu menghawatirkan jika tanaman sudah cukup besar. Setelah tajuk tanaman menutupi rapat bagian permukaan tanah yang sulit tertembus sinar matahari, denagn sendirinya pertumbuhan gulma akan terhambat.

c. Menghindari pengerasan tanah akibat siraman air dan menjaga kelembaban tanah.

Pendangiran dan pmbumbunan menjadikan tanah gembur kembali. Jika hal ini belum dapat membantu maka upaya lainnya adalah denagn memberikan penutup tanah (mulsa). Sebagai mulsa dapat digunakan jerami kering. Mulsa ini biasanya diberikan pada musim kemarau untu mengurangi pengerasan tanah, dan mengurangi penguapan air akibat panas matahari.

d. Pemupukan

Untuk mendapatkan produksi kayu sengon yang sesuai dengan harapan, tidak ada salahnya jika memanfaatkan jasa pemupukan untuk memacu pertumbuhan tanaman. Selain pupuk kandang yang telah diberikan pada saat pembuatan lubang tanam, juga disusul dengan penggunaan pupuk an-organik. 

Pemupukan bisa dilakukan bersamaan tanam atau pada saat umur 3-4 bulan sejak tanam, diberikan pupuk sebanyak 40 kg Urea, 80 kg ZA, 120 kg TSP, dan 160 kg KCL per hektar. Kemudian dengan dosis yang sama diulangi lagi pada awal tahun ke-2. Caranya, pupuk tersebut dimasukkan ke dalam tanah, melingkari tanaman sengon buto berjarak 10-15 cm.

Sumber Buku : BUDIDAYA SENGON BUTO, Penerbit : CV. ANEKA Solo
Sumber Gambar : https://www.flickr.com/

Kalau artikel ini bermanfaat bagi Anda, tolong share keteman anda melalui Facebook, google plus, atau twitter dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Terima kasih atas partisipasinya.



www.bestbudidayatanaman.com adalah blog personal yang tidak berafiliasi dengan institusi manapun. Blog ini berbagi informasi tentang buku-buku yang membahas budidaya tanaman secara detail dan isi kontennya pun merupakan sinopsis buku-buku tentang tanaman. Hak cipta atas informasi dalam blog ini sepenuhnya milik masing-masing penulis/penerbitnya. Lebih jelas baca di halaman DISCLAIMER

Pecinta Tanaman - 9:27 PM