;

Translate

Monday, March 10, 2014

Budidaya Buah Manggis Cara Menanam Tanaman Manggis

Monday, March 10, 2014

Budidaya buah manggis atau menanam tanaman manggis sudah banyak dilakukan oleh para petani Indonesia, apalagi pada masa sekarang banyak ahli yang menemukan berbagai khasiat dan manfaat dari tanaman buah manggis untuk kesehatan tubuh manusia, maka tidak heran apabila permintaan buah manggis semakin hari semakin meningkat.

Budidaya Manggis, Buah Manggis, cara menanam manggis, budidaya tanaman manggis, khasiat manggis, manfaat manggis, manfaat kulit manggis



Dengan meningkatnya permintaan seperti itu secara otomatis kebutuhan akan buah manggis pasti meningkat, hal ini bisa menjadikan peluang bagi para petani, khususnya para petani buah - buahan untuk mencoba membudidayakan buah manggis ini.

Di bawah ini akan dibahas secara singkat bagaimana langkah - langkah dalam melakukan budidaya buah manggis atau cara menanam tanaman manggis yang baik.

Syarat Tumbuh Buah Manggis

Tanah yang disukai tanaman manggis adalah jenis tanah yang gembur yang kaya kandungan bahan organik dengan drainase yang baik. Sebaliknya, tanaman manggis tidak menyukai tanah yang bersifat basa dan rendah kesuburannya. Tanah untuk tanaman manggis harus senantiasa lembap, tetapi tidak menggenang. Air tanah sedalam 2 m dari permukaan tnah cocok untuk tanaman manggis.

Curah hujan yang merata dengan sepuluh bulan basah dalam setahun amat disukai tanaman manggis. Sementara udara yang lembap dengan suhu udara 25-32°C sangat menunjang pertumbuhannya. Pada masa awal pertubuhan, manggis menyukai naungan. Akan tetapi, menjelang dewasa, sinar matahari penuh apat mempercepat masa awal produksinya. Sejauh ini tanaman manggis yang produktif dijumpai pada ketinggian 5-500 m di atas permukaan laut.


Pemilihan Bibit Buah Manggis

Dalam menanam manggis, penggunaan bibit perlu hati-hati agar nanti kita tidak kecewa. Bibit sebagai cikal bakal tanaman bisa diibaratkan sebagai modal yang ditanamkan dan akan bisa dipetik hasilnya setelah tanaman berbuah.

Penggunaan bibit manggis unggul merupakan salah satu factor yang menunjang keberhasilan penanaman manggis. Bibit manggis unggul nantinya akan menghasilkan buah yang berkualitas.
Sifat buah manggis berbeda dengan tanaman buah lainnya, misalnya durian. Durian mempunyai sifat menyerbuk silang sehingga kalau bijinya ditanam, buah yang akan dihasilkan akan lain dari induknya. Hal ini tidak terjadi pada manggis.

Pembentukkan buah manggis bersifat apomiksis. Artinya, biji manggis berbentuk tanpa pembuahan.Bila diperhatikan, bunga manggis mempunyai tangai tepung sari yang pendek dan kering sehingga tidak bisa berfungsi sebagai penyerbuk. Walaupun demikian, biji manggis akan terbentuk dengan sendirinya karena adanya hormone endogen biji.

Ada petani yang beranggapan bahwa kalau menanam manggis, cukup menanamnya dengan menggunakan bibit dari biji. Toh nanti hasilnya akan persis sama dengan induknya. Pendapat ini memang ada benarnya mengingat manggis bersifat aporniksis. 

Akan tetapi, perlu diingat walaupun buahnya akan persis sama dengan induknya, tanaman manggis asal biji baru akan berubah awal atau berbuah pertama kali setelah berumur sepuluh tahun atau lebih semenjak tanam. Sebaliknya, kalau kita menanam bibit vegetative, tanaman manggis akan berubah setelah berumur lima tahun setelah tanam. Bibit manggis yang ada saat ini terdiri dari bibit asal biji, sambungan, dan susunan. Untuk membedakkan macam-macam bibit yang ada ini, sebaiknya kita mengetahui cirri-cirinya.


  1. Bibit asal biji, cirri-cirinya adalah batangnya tegak dan kekar. Batang tampak mulus, tidaka da bekas penyembuhan luka. Bibit asal biji baik digunakan untuk batang bawah dalam perbanyakan dengan cara sambungan atau susunan.
  2. Bibit sambungan, cirri-cirinya adalah adanya bekas penyembuhan luka yang biasanya berbentuk huruf V pada batas sambungan antara batang atas dan batang bawah.
  3. Bibit susuan, cirri-cirinya adalah pertumbuhan batang atas seolah-olah bergandengan dengan batang bawah. Pada sisi-kiri dan kanan batang bawah-tempat terjadinya penyusunaan dengan batang atas akan tampak jelas adanya penyembuhan luka.

Penanganan Bibit Manggis Sebelum Ditanam

Bibit yang baru dibeli sebaiknya janagn langsung ditanam. Suhu yang panas dan adanya goncanagn selama pengangkutan menyebabkan bibit menjadi stress.oleh kareana itu, pemulihan kondisi iklim dilokasi yang baru belum tentu sama dengan iklim ditempat asal bibit sehingga perlu waktu untuk penyesuaian dengan lingkungan yang baru.

Bibit yang dikirim dengan pengepakan segera dikeluarkan dari kemasannya dengan hati-hati dan ditempatkan di tempat yang teduh, tetapi masih cukup menerima sinar matahari (30%cahaya). Penyimpanan bibit diatur sedemikian rupa sehingga antara daun bibit yang satu dengan yang lain tidak bersentuhan.Bila media dalam polybag kering, segera dilakukan penyiraman. Penyiraman selanjutnya bisa dilakukan setiap dua kali sehari.

Waktu yang diperlukan oleh bibit untuk beradaptasi dengan lingkungan baru bisa bervariasi dari 2 minggu hingga beberapa bulan, tergantung dari kondisi kesegarannya. Ini bisa diamati dari adanya tanda-tanda pertumbuhan pada bibit tersebut.

Setelah bibit kelihatan segar, bibit bisa ditanam dikebun. Akan tetapi, bila waktu penanamannya masih lama, sebaiknya selain disiram bibit diberi pupuk daun. Bibit daun yang bisa dipergunakan antara lain Forest, supermes, atau algafer dengan konsentrasi berbeda-beda sesuai petunjuk pada kemasannya. Larutan pupuk ini disemprotkan ka bagian bawah dan atas permukaan daun secara merata. Untuk menjaga pertumbuhan yang baik, pemupukan dapat dilakukan setiap minggu. Penyemprotan dengan insektisida dan fungisida hanya dilakukan bila terdapat gejala serangan hama dan cendawan.

Persiapan Lahan

Lahan pertanian yang belum pernah ditanami palawija biasanya ditumbuhi semak berdaun lebar, alang-alang, atau rerumputan lain. Semua gulma (tumbuhan pengganggu) ini harus dibersihkan terlebih dahulu sebelum lahan diolah lebih lanjut. Setelah itu, tanah dicangkul dan akar-akar tanaman dikumpulkan, lalu dibakar. Pencangkulan perlu dilakukan supaya tanah menjadi  gembur sehingga perakaran tanaman manggis dapat berkembang dengan baik. Untuk lahan yang sangat luas, kurang praktis jika seluruh lahan dicangkul. Disarankan pengolahan terbatas pada titik-titik tertentu dimana bibit akan ditanam.

Sistem Penanaman dan Pembuatan Lubang Tanam

Kegiatan selanjutnya adalah membuat peta kebun dengan memperhitungkan sisitem dan jarak tanam.Peta ini dijadikan patokan kerja untuk melakukan pengajiran, yaitu pemberian tanda pada lokasi yang akan ditanami. Ajir dapat dibuat dari bilah bamboo yang dicat merah sehingga mudah terlihat dari jarak jauh.

Jarak tanam yang biasa digunakan untuk tanaman manggis adalah 10 x 10 m, sedangkan tanaman untuk pelindung-pisang-ditanam dengan jarak 2,5 m diantara tanaman manggis.Lubang tanam untuk manggis dibuat dengan ukuran panjang, lebar, dan dalam masing-masing 75 cm. Pada waktu penggalian lubang tanam, dilakukan pemisahan tanah galian. 

Setengah bagian tanah lapisan atas ditaruh di sebelah kiri lubang dan setengah bagian tanah lapisan bawah disebelah kanan lubang.Lubang kemudian dibiarkan terangin-angin dan terkena sinar matahari sekitar 2 minggu. Dengan cara ini, gas beracun yang mungkin ada di sela-sela tanah bisa terbawa angin sehingga dapat diganti dengan oksigen dari udara.

Penanaman

Pemindahan bibit manggis dari persemaian ke lapangan memerlukan perhatian khusus. Mula-mula pada tempat yang ditancapi ajir dibuat lunag kecil dengan ukuran sedikit lebih besar dari ukuran polibag bibit manggis yang akan ditanam. Bibit manggis yang sudah disipakan lalu dikeluarkan dari polibag. Caranya, polibag disobek atau disayat mulai dari tepi atas sampai ke dasar.

Bibit dengan tanahnya kemudian dimasukkan dengan hati-hati ke dalam lubang tanam denagn posisi tegak lurus terhadap permukaan tanah. Hal pokok yang harus diperhatikan adalah perakaran sama sekali tidak boleh terganggu. Bila kat tunggang terputus atau bola tanah yang membungkus perakaran terbelah, dalam 3-4 hari tanaman akan terlihat layu. Biasanya tanaman yang sudah layu tidak dapat diselamatkan .Lambat laun tanaman akan mongering, lalu mati.

Sumber Buku: Pembibitan dan Pembudidayaan Manggis, Penerbit: Penebar Swadaya

Anda juga dapat memebaca artikel sebelumnnya (klik untuk membacanya):
Manfaat Asam jawa untuk kecantikan
Budidaya Ubi Jalar


Kalau artikel ini bermanfaat bagi Anda, tolong share keteman anda melalui Facebook, google plus, atau twitter dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Terima kasih atas partisipasinya.

Pecinta Tanaman - 5:33 PM

Saturday, March 8, 2014

Khasiat Dan Manfaat Asam Jawa Untuk Wajah dan Kesehatan Tubuh

Saturday, March 8, 2014

Asam Jawa salah satu tanaman yang memiliki banyak khasiat dan manfaat bagi tubuh manusia, banyak para produsen obat-obat tradisional yang memanfaatkan tanaman asam jawa untuk pembuatan obat herbal.

Manfaat asam jawa, khasiat asam jawa, asam jawa, manfaat daun asam jawa, khasiat daun asam jawa, kandungan asam jawa, manfaat asem jawa, manfaat asam jawa untuk wajah





Ada beberapa manfaat asam jawa yang mungkin sebelumnya belum kita ketahui, apa saja khasiat dan manfaat itu? kita akan bahas satu persatu dibawah nanti. Sebelum kita membahas khasiat dan manfaat asam jawa lebih jauh, sebelumnya kita harus mengetahui apa saja kandungan yang terdapat di dalam asam jawa tersebut.

Berikut adalah kandungan buah asam jawa yang masak di pohon:


  1. kalori sebesar 239 kal per 100 gram
  2. protein 2,8 gran per 100 gram,
  3. lemak 0,9 gram per 100 gram,
  4. hidrat arang 62,5 gram per 100 gram,
  5. kalsium 74 miligram per 100 gram,
  6. fosfor 113 miligram per 100 gram,
  7. zat besi 0,6 miligram per 100 gram,
  8. vitamin B1 0,34 miligram per 100 gram, serta
  9. vitamin C sebesar 2 miligram per 100 gram.

Sedangkan, pada biji dan kulit biji asam jawa terkandung zat phlobatannnin dan albuminoid yang bermanfaat bagi kesehatan. Sementara, daun asam jawa mengandung bahan steroid yang bermanfaat untuk mengatasi penyakit diabetes. 

Tidak hanya itu, daun tumbuhan ini juga berfungsi sebagai obat antiradang, membantu mengeluarkan keringat, dan mengatasi insomnia. 

Biasanya, asam jawa tumbuh di daerah tropis dan termasuk tumbuhan berpolong. Batang pohonya yang kokoh serta memiliki daun yang rindang merupakan ciri utama pada tumbuhan ini. 

Menurut berbagai penelitian, tumbuhan ini memiliki berbagai kandungan zat, yang tentunya bermanfaat bagi manusia. 

Berikut adalah beberapa khasiat dan manfaat asam jawa 

Bahan dasar produk makanan

Daging dari buah asam jawa yang banyak mengandung vitamin B dapat digunakan sebagai sirup,permen, serta aneka masakan atau bumbu.

Penghilang jerawat

Kandungan zat asam serta antibiotik yang terdapat pada buah asam jawa sangat baik untuk perawatan kulit, terutama untuk mengatasi jerawat.Guna mendapatkan manfaat tersebut, caranya adalah tumbuk kunyit hingga halus, kemudian tambahkan asam jawa dan sedikit air. Setelah selesai, Anda dapat memakainya sebagai masker penghilang jerawat.

Obat herbal penyakit dalam

Senyawa stereoid yang terkandung di dalam tumbuhan ini dapat digunakan dalam pengobatan, di antaranya adalah untuk mengatasi penyakit jantung, pengatur haid, serta antiperadangan.

Obat herbal Perawatan rambut

Bagian dari tumbuhan asam jawa yang berfungsi sebagai obat herbal dalam perawatan rambut adalah biji buahnya. Biji asam mengandung zat steroid, yang bermanfaat bagi kulit kepala.

Penurun Kolesterol dalam tubuh

Daun asam jawa dapat digunakan sebagai obat penurun kadar kolesterol karena memiliki kandunagn zat kimia seperti saponin, flavonoid dan tanin yang terdapat pada tanaman asam jawa dapat meningkatkan degradasi atau peluruhan lemak melalui peningkatan metabolism dalam tubuh, sehingga terjadi proses pembakaran timbunan lemak.

Pelangsing Tubuh

Selain sebagai obat kolesterol, senyawa aktif dari flavonoid dan tanin yang memiliki sifat pembangkit enzim adalah dapat mendegradasikan lemak, sehingga mempunyai potensi sebagai obat pelangsing alami.

Obat Herbal alami yang universal

Khasiat lain dari tumbuhan asam jawa adalah untuk mengobati berbagai jenis penyakit, antara lain meliputi asma, batuk, demam, sakit panas, rematik, sakit perut, alergi, sariawan, luka baru, luka borok, eksim, bisul, bengkak akibat sengatan lipan atau lebah, serta gigitan ular berbisa.

Sumber Buku: Tanaman-Tanaman Hias Ajaib untuk Kecantikan dan Kesehatan, Penerbit: BUKUBIRU

Kalau artikel ini bermanfaat bagi Anda, tolong share keteman anda melalui google plus [g+] dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Terima kasih atas partisipasinya.

Pecinta Tanaman - 8:49 PM