;

Translate

Sunday, January 25, 2015

Tanaman Hias Jenis Dan Varietas Adenium

Sunday, January 25, 2015

Ada banayak sekali ragam varietas adenium atau kamboja yang bisa kita pilih sebagai tanaman hias. Disamping itu,  ada pula jenis adenium berbonggol indah yang bisa dikolesi. Umumnya, bonggol adenium berbentuk unik. 

Tanaman Hias, Jenis adenium, Varietas Adenium, tanaman adenium, adenium, adenium arabicum, adenium obesum, adenium berbonggol


Jenis adenium berbonggol besar tidak bisa menghasilkan bunga dalam jumlah yang banyak. Sehingga, guna mendapatkan adenium yang berbonggol gempal tetapi memiliki bunga melimpah adalah dengan  melakukan pencangkokan.

Saat ini, adenium berbonggol  yang banyak diperdagangkan, adalah jenis arabicum. Adenium arabicum termasuk jenis langka karena penampilannya yang eksotis serta batangnya besar dan memiliki banyak percabangan. 

Keistimewaan lain dari tanaman yang berjuluk queen of thousand flower ini adalah rajin berbunga. Bunganya berwarna putih dengan pinggiran merah muda. Namun, tanaman ini sulit diperbanyak. Berikut adalah beberapa jenis tanaman hias kamboja atau adenium yang ada di Indonesia.

Adenium Obesum (Desert Rose)
Awalnya, jenis ini ditemukan di daerah Afrika, tepatnya di sebelah selatan Gurun sahara, mulai Senegal sampai Sudan dan Kenya. 

Warna normal pada bunga dari pohon ini adalah merah jambu sampai merah. Karena ditanam dari biji, maka bisa muncul varietas-varietas baru yang beragam, baik dari bentuk penampilan, bunga, maupun daunnya. 

Oleh berbagai ahli bunga di Thailand dan Taiwan, varietas ini dipilih dan dikembangkan secara intensif. Adenium obesum tidak mempunyai masa dorman yang jelas, sehingga pertumbuhannya cukup cepat.

Adenium Multiflorum (Sabi Star)
Adenium jenis ini ditemukan di Gurun Afrika bagian selatan, seperti Mozambik dan afrika selatan. Adenium ini dapat tumbuh  hingga tinggi dan bercabang dengan memiliki daun yang lebar.

Bonggol adenium jenis ini tidak membesar, namun mempunyai masa dorman yang cukup panjang (lebih dari 4 bulan). Saat masa itulah, jenis ini akan berbunga (2-4 bulan) tanpa memiliki daun.

Adenium Oleifolium
Adenium jenis ini ditemukan di Gurun Kalahari, yaitu perbatasan antara Namibia, Botswana, dan Afrika selatan. Adenium oleifolium memiliki daun yang sempit, panjang, dan kedua sisinya berwarna mengkilap. 

Bunga dari adenium oleifolium kecil, tetapi memiliki biji yang cukup besar. Cukup mudah untuk mengembangkan jenis ini, sayang pertumbuhannya lambat. Jenis ini memiliki bonggol yang kecil ketimbang jenis lainnya.

Adenium Swazicum
Adenium jenis ini ditemukan di pesisir timur afrika bagian selatan, seperti di Afrika selatan, Swaziland, dan Mozambik. Jenis ini mmepunyai bentuk daun yang sempit dan panjang dengan warna lebih muda dari kebanyakan jenis yang lain. Adenium swazicum memiliki bunga berwarna magenta hingga ungu muda. 

Jenis ini mudah berbunga, tetapi sulit berbiji. Jenis ini bisa digunakan sebagai pejantan untuk persilanagn dengan obesum. Seperti halnya obesum, jenis ini memiliki masa tumbuh yang panjang jika hidup dikondisi hangat dan diberi air yang cukup.

Adenium Boehmianum
Adenium jenis ini ditemukan di Namibia dan Angola. Adenium ini mempunyai bunga yang serupa denagn adenium swazicum, tetapi mempunyai daun yang panjang dan lebar. Ketimbang semua jenis adenium, daun Adenium boehmianum merupakan yang paling besar ukurannya. 

Jenis ini mempunyai masa tumbuh yang sangat pendek. Jenis ini hanya berdaun saat masa tumbuh. Sedangkan saat dorman, daun jenis ini rontok. Bonggol jenis ini tidak membesar dan pertumbuhannya lambat.

Adenium Socotranum
Adenium jenis ini ditemukan di Pulau Socotra, Yaman (sebelah selatan semenanjung Arab). Jenis ini mudah dikenal karena struktur batangnya yang menjulang dan membesar diatas permukaan tanah. 

Sebagian akarnya tumbuh di atas permukaan tanah, sehingga membuatnya makin indah. Tanaman ini dapat mempunyai bonggol dengan diameter 2,4 meter dan merupakan yang terbesar diantara jenis yang lain. Jenis ini mempunyai bunga warna merah jambu dan ukurannya dua kali ukuran multiflorum.

Kalau artikel ini bermanfaat bagi Anda, tolong share keteman anda melalui Facebook, google plus, atau twitter dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Terima kasih atas partisipasinya.

Pecinta Tanaman - 2:43 PM

Peluang Bisnis Buah Manggis Banyak Didominasi Negara Asing

Sebagai buah eksotik dari daerah khatulistiwa, manggis merupakan suatu komoditas mewah diluar daerah asalnya. Pasaran untuk konsumsi buah segar tampaknya sangat terbuka. 

Akan tetapi, mengapa buah yang begitu digemari dinegeri orang ini sangat terbatas penyebarannya? Dan, mengapa pula setelah hampir 80 tahun buah manggis ini dikenal oleh orang Eropa keadaanya sekarang hampir tidak berbeda dengan waktu itu?

Peluang Bisnis Buah Manggi, buah manggis, pohon manggis, tanaman manggis, budidaya manggis, manfaat kulit manggis, manfaat buah manggis


Usaha mengebunkan tanaman manggis sebenarnya sudah banyak dirintis di Negara-negara beriklim tropis. 

Beberapa catatan kuno mengungkapkan bahwa introduksi tanaman manggis ke kawasan  West Indies- Dominica, Trinidad, Tobago, Cuba Puerto Rico, dan Florida-membawa hasil yang kurang memuaskan. 

Tanaman tersebut baru mulai menghasilkan buah setelah belasan tahun ditanam. 

Akan tetapi, perbanyakan selanjutnya dari biji buah tanaman introduksi tersebut ternyata menghasilkan bibit yang lebih pesat pertumbuhannya. Ini diduga karena telah beradaptasi dengan lingkungan setempat.

Sebuah perkebunan di Honduras pada pertengahan tahun 70-an telah mempunyai kebun manggis  seluas 20 acres (1ha=3,4711 acres) yang mulai berproduksi. 

Pada kurun waktu yang sama di Canal Zone (panama) tengan dirintis suatu kebun manggis dalam skala komersial, kini diperkirakan sudah mulai berproduksi. Bahkan, di Mayagues Institute of Tropical Agriculture, Puerto Rico, pada tahun 1976 saja sudah memiliki sekitar 100 pohon manggis dalam kondisi pertumbuhan yang subur dsan produksi tinggi. 

Ini belum termasuk 25 pohon manggis yang sekarang berumur 40-an tahun di kebun percobaab Universitas Puerto Rico, Rio Piedras.

Sebagai perbandingan, kebun percobaan Cipaku, Bogor, mempunyai beberapa pohon induk manggis berusia lebih Dari 60 tahun yang merupakan tanaman warisan landbouw sebelum perang dunia II. 

Koleksi tanaman manggis lainnya ada dikebun percobaan Institut Petanian Bogor di Jonggol, Bogor, sekarang sedang dirintis suaru kenun buah tropika khas Indonesia di desa mekarsari, kecamatan Cilengsi, Bogor. 

Sekarang sedang dirintis suatu kebun buah tropika khas Indonesia di desa Mekarsari, Kecamatan Cilengsi, Bogor, yang antara lain menanam beberapa ratus pohon manggis.

Tampaknya masih jauh langkah yang harus ditempuh bila mengharapkan manggis dikebunkan secara komersial dalam skala besar. 

Beberapa persoalan pokok seperti penyediaan bibit, cara budi daya yang efisien, cara mempersingkat masa mulai berproduksi, dan permodalan jangka panjang untuk tanaman ini masih merupakan kendala yang harus diatasi secara terpadu.

Sumber: Pembibitan dan Pembudidayaan Manggis, Penerbit: Penebar Swadaya


Kalau artikel ini bermanfaat bagi Anda, tolong share keteman anda melalui Facebook, google plus, atau twitter dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Terima kasih atas partisipasinya.

Pecinta Tanaman - 2:23 PM

Proses Pertumbuhan Tanaman Pohon Manggis Berpengaruh Pada Buah Yang dihasilkan

Pada saat ini pohon manggis yang telah berproduksi di Indonesia umumnya merupakan tanaman dari biji dan sudah berumur puluhan tahun. 

Usaha untuk membudidayakannya secara intensif belum banyak dilakukan, apalagi dalam bentuk perkebunan besar. Untuk mengetahui cara budidayanya silakan lihat di Cara budidaya buah manggis

Masalah utama yang dihadapi adalah sangat lambatnya pertumbuhan tanaman manggis, diperlukan waktu sampai 15 tahun untuk mulai berbuah.

Tanaman manggis, Pohon Manggis, Buah manggis, manggis, manfaat manggis, kulit manggis


Sebenarnya semaian biji manggis dapat berkecambah hanya dalam 10-15 hari. Pada pertumbuhan awalnya dihasilkan sepasang daun. Sampai disini tampaknya pertumbuhan berjalan normal sebagaimana bibit tanaman buah-buahan pada umumnya. 

Akan tetapi, pada saat berumur dua bulan diperkirakan cadangan makanan pada biji sudah terkuras habsi sehingga pertumbuhan selanjutnya harus mengandalkan serapan air dan hara dari perakarannya sendiri. 

Peralihan sumber energy pertumbuhan dari biji ke perakaran inilah yang menyebabkan tanaman mengalami perlambatan tumbuh. 

Untuk menghasilkan sepasang daun berikutnya, diperlukan waktu antara 4-6 bulan. Ini berarti dalam tahun pertama pertumbuhan manggis hanya dihasilkan 2-3 pasang daun. Pada tahun pertama ini tinggi tanaman manggis baru mencapai 10-20 cm.

Pertumbuhan tanaman manggis yang lambat berkaitan erat dengan system perakarannya. Tanaman manggis mempunyai akar tunggang yang panjang dan kuat, tetapi percabangan akarnya sangat sedikt. Demikian pula dengan bulu-bulu akarnya. 

Hal ini menimbulkan masalah serius pada proses penyerapan air dan unsure hara dari dalam tanah. Selain itu, hasil penelitian membuktikan bahwa  bibit yang dipindahkan dari persemaian biasanya mengalami gangguan perakaran yang menyebabkan stagnasi (pertumbuhan terhenti sementara). 

Keadaan ini semakin memperburuk kondisi ketahanan bibit yang sudah shock sebelumnya karena habisnya cadangan makanan biji. 

Bila hal ini berlarut-larut, bibit akan sulit sekali tumbuh. Akibatnya, pada umur 2 tahun bibit baru tumbuh setinggi satu jengkal (25 cm), umur empat tahun baru mencapai tinggi 1 m, umur enam tahun baru mulai bercabang, dan pada umur  belasan tahun baru mulai berbuah.

Suatu penelitian di pantai Gading mempelajari penyebarab akar pohon manggis yang telah dewasa. 

Ternyata pohon dengan tinggi 3,8 m dan lebar tajuk 2,5 m mempunyai sebaran akar terbanyak pada
kedalaman 5-30 cm dibawah permukaan tanah dan akar terpanjangnya hanya mencapai jarak 1 m dari pangkal batang luas tajuk pohon menyebabkan pertumbuhan pohon lambat sekali. 

Jumlah akar yang terbatas nyaris tidak dapat mendukung kebutuhan air dan hara bagi tajuk pohon.
Perbaikan system perakaran sebenarnya sudah menjadi bahan penelitian pertumbuhan tanaman manggis sejak lama. 

Beberapa hasil yang cukup menjanjikan adalah dengan menggunakan batang bawah dari spesies  Garcinia yang lain atau genus yang berbeda. 

Diantara batang pohon yang mempunyai perakaran lebat serta kompatibel (cocok) disambungkan dengan manggis adalah G.tinctoria,G. Morella (keduanya merupakan tanaman asli dari Semenanjung Malaya), dan G.livingstonei (berasal dari afrika bagian timur). 

Sementara itu genus lain seperti pentadesma, Clusia, dan Platonia juga terbukti cocok sebagai batang bawah manggis.

Batang bawah yang digunakan harus mencapai ukuran sebesar diameter pucuk manggis, kurang lebih berukuran 5-8 mm. untuk mencapai ukuran ini, batang bawah dari beberapa spesies Garcinia yang lain memerlukan waktu 1 tahun sejak biji disemai. 

Ini masih jauh lebih baik dari pada menyemai G.mangostana sendiri yang bisa memakan waktu 2-3 tahun sebelum bisa dijadikan batang bawah. 

Meskipun demikian, ada beberapa cara alternative untuk mempersingkat masa pembibitan manggis, walaupun belum tentu mempercepat masa berbuahnya. 

Salah satunya adalah dengan menyemai biji platonia insignis (untuk batang bawah) dan biji manggis  biasa (untuk batang atas) pada saat yang sama. 

Pada bulan pertama, pertumbuhan kedua tanaman masih sama cepat. Akan tetapi, setelah dua bulan, pertumbuhan platonia insignis terlihat lebih cepat, sedangkan pertumbuhan manggis justru melambat. 

Pada saat inilah dilakukan penyusuan dengan platonia sebagai calon batang bawah dan menggis sebagai calon batang atas. Walaupun tinggi tanaman baru  mencapai 5-10 cm dan diameter batangnya antara 2-4 mm, tetapi pertautan susunan ini berlangsung cepat. 

Hanya dalam waktu beberapa minggu saja pucuk manggis tumbuh dengan cepat diatas perakaran “pinjaman” dari platonia. Dengan demikian, pertumbuhan selanjutnya sampai ke masa berbuah diharapkan tidak banyak mengalami hambatan lagi.

Kalau artikel ini bermanfaat bagi Anda, tolong share keteman anda melalui Facebook, google plus, atau twitter dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Terima kasih atas partisipasinya.

Pecinta Tanaman - 2:09 PM

Penyakit Pada Pohon dan Buah Tanaman Murbei Yang Sering Ditemukan

Penyakit-penyakit yang sering menyerang tanaman murbei adalah sebagai  berikut:

1.    Penyakit tepung (Phyllactinia corylea)
Gejala serangan penyakit tepung adalah mula-mula pada daun tampak bintik-bintik putih atau abu-abu putih, kemudian meluas menjadi bercak-bercak yang semula berwarna kuning berubah menjadi coklat dan akhirnya menjadi hitam.

Penyakit tanam,an murbei, Pohon murbei, Buah murbei, Tanaman Murbei


Daun murbei yang terserang penyakit ini tidak menjadi layu seketika, tetapi kehilangan zat makanan dan kandungan air sehingga daun tidak baik untuk makanan ulat sutera. 

Permukaan daun bagian bawah tampak adanya lapisan putih yang makin meluas seperti lapisan tepung.

Pencegahan terhadap penyakit ini akan berhasil jika dilakukan secara serentak pada areal yang luas. 

Pengolahan kebun murbei yang baik dapat juga menekan serangan penyakit ini, misalnya mengatur penggunaan  bahan-bahan organik dalam jumlah yang cukup dalam tanah untuk menghindari kekeringan dan memberikan pupuk yang cukup agar pertumbuhan murbei cukup baik sepanjang waktu.

Obat-obatan pertanian yang dapat digunakan untuk memberantas penyakit ini  antara lain Daconil, denagn pengenceran 2.000 kali.

Penyemprotan dilaksanakan 2-3 kali ke daun-daun (terutama bagian bawah daun) dengan interval waktu penyemprotan 10 hari.

2.    Penyakit Bintik daun (Sirosporium mori)
Penyakit ini menyerang permukaan daun bagian bawah yang menyebabkan daun berwarna hitam dan kotor. 

Intensitas serangan cukup tinggi pada musim kemarau dan merendah pada musim hujan.
Usaha pencegahan penyakit ini sama dengan yang dilakukan terhadap penyakit tepung.

3.    Penyakit bercak daun (Septogleum mori)
Penyakit bintik muncul pada kedua bagian sisi daun. Bintik-bintik itu semula berwarna coklat gelap, tetapi lama kelamaan bintik-bintik tersebut makin meluas bagian tepi bintik-bintik masih berwarna coklat gelap, tetapi bagian tengahnya makin lama makin tidak berwarna karena di tempat ini berkumpul spora-spora kecil berwarna putih atau merah muda.

Usaha pencegahan yang dapat dilakukan adalah membersihkan  rerumputan di sekitar tanaman murbei dan menghindari tanaman terlindung oleh pohon lain sehingga kelambapan tidak terlalu tinggi. 

Pengelolaan kebun murbei yang baik juga dapat mencegah terjadinya serangan penyakit ini.


Kalau artikel ini bermanfaat bagi Anda, tolong share keteman anda melalui Facebook, google plus, atau twitter dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Terima kasih atas partisipasinya.

Pecinta Tanaman - 12:30 PM

Bunga Anggrek Tanaman Ini Memiliki Manfaat Untuk Kecantikan & Kesehatan

Di benua Asia, masyarakat Cina, jepang, India, dan Indonesia banyak yang memanfaatkan tumbuhan obat guna memenihu kebutuhan kesehatan. 

Menurut Kong (2003), sekitar 7300 spesies tumbuhan telah dimanfaatkan oleh masyarakat Cina sebagai obat tradisional.

Hal ini menjadikan Cina sebagai Negara terdepan dalam pemanfaatan tumbuhan obat.

Bunga Anggrek, Tanaman anggrek, Manfaat bunga anggrek, manfaat tanaman anggrek, manfaat anggrek untuk Kecantikan & Kesehatan


Anggrek adalah jenis tumbuhan yang masuk ke dalam keluarga Orchidaceae yang  telah    lama dimanfaatkan sebagai tumbuhan obat antara lain Dendrobium, malaxis, Gastrodia, Bletilla, dan Anoectochillus. 

Beberapa genus tersebut telah dideskripsikan dalam buku Materia Medica yang ditulis di masa Kaisar Shen-Nung pada abad ke-28 SM.Bahkan, produk obat-obatan tradisional yang berasal dari Denrobium telah lama diperdagangkan di Cina.

Alasan Dendrobium dijadikan obat adalah  karena menghasilkan berbagai senyawa metabolit penting, di antaranya adalah alkaloid.

Alkaloid yang  paling banyak dijumpai pada anggrek  jenis Dendrobium adalah C 16H 25O2N. Ekstraksi pada tanaman anggrek jenis ini sering dilakukan pada bagian batangnya. 

Nobilonine, dendrine, dendroxime, dan dendramine adalah jenis metabolit lain yang ditemukan pada tanaman anggrek jenis ini.

Indonesia mempunyai  kekayaan tumbuhan yang sangat besar. Kekayaan spesies anggrek  yang ada di Indonesia merupakan salah satu yang terbesar di dunia, jauh melebihi Cina. 

Salah satu spesies anggrek di Indonesia adalah anggrek merpati. Di Indonesia, anggrek merpati termasuk spesies yang tumbuh secara liar, namun banyak dijumpai sebagai tanaman  hias di rumah, kampus, hingga tepi jalan. 

Selain sebagai tanaman hias, potensi anggrek di Indonesia dapat terus dikembangkan dengan cara mengoptimalkannya sebagai tumbuhan obat.

Anggrek Bermanfaat Untuk Kecantikan & Kesehatan
Khasiat yang terkandung di dalam anggrek dapat digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan produk kosmetik dan obat-obatan. Berikut adalah beberapa manfaat dari tanaman anggrek, baik sebagai obat herbal maupun untuk kesehatan dan kecantikan.

1.    Sebagai Simbol dan aroma Pengharum

Anggrek sering dipergunakan sebagai symbol dari  rasa cinta, kemewahan, dan keindahan. Bahkan, orang Yunani menggunkan anggrek sebagai symbol kejantanan. Sedangkan, orang Cina mempercayai bahwa anggrek adalah tanaman yang mengeluarkan aroma harum dari tubuh kaisar Cina.

2.    Bahan baku parfum

Ekstrak dari bunga anggrek dapat dijadikan sebagai bahan aroma dalam pembuatan minyak wangi

3.    Tanaman herbal
Beberapa abad yang lalu, anggrek mempunyai peran penting dalam pengembangan tekhinik pengobatan herbal. Penggunaan anggrek sebagai obat telah digunakan dalam pengobatan tradisional guna mengobati banayk penyakit. Gastrodia elata merupakan satu dari tiga jenis anggrek yang tercantum dalam buku Materia Medica.

4.    Sebagai bahan makanan
Vanili (Vanilla plafonia) merupakan anggota dari  suku anggrek-anggrekan. Tumbuhan ini dapat dimanfaatkan buahnya guna penyedap pada kue, pembuatan parfum, dan aromaterapi. Sedangkan, umbi dari anggrek Orchis mascula yang sudah dijadikan bubuk berguna untuk campuran bumbu dalam memasak. Sementara itu, daun kering dari anggrek jumellea fragrans dapat diguanakn sebagai perasa pada minuman dan biasa digunakan di Pulau Reunion.

5.    Obat sesak napas

Guna mengatasi penyakit tuberculosis, abses paru-paru, dan penyakit saluran pernapasan, gunakan ramuan obat dari bahan tumbuh-tumbuhan, salah satunya adalah anggrek tanah (Bletilla striata). Bunga anggrek ini berwarna merah muda keunguan dan bertangkai panjang. Biasanya, anggrek tanah tumbuh diberbagai kondisi tanah.

6.    Sebagai obat kanker
Senyawa-senyawa aktif yang terdapat di dalam anggrek dapat berkhasiat sebagai obat antikanker. Sedangkan, kandungan zat dendrobine dan alkaloid pada tanaman anggrek berkhasiat guna pengobatan impotensi dan menurunkan kadar gula darah (Bulpitt,2007).

7.    Sebagai antibiotik

Tanaman anggrek memiliki kandungan zat yang cukup banyak. Sehingga, tidak menutup kemungkinan bahwa tanaman ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan antibiotik yang bermanfaat bagi penyembuhan, misalnya sebagai penawar luka akibat serangan lebah.

Sumber: Tanaman-Tanaman Hias Ajaib untuk Kecantikan dan Kesehatan, Penulis Yusef N.  Jatmika,  Penerbit BUKUBIRU


Kalau artikel ini bermanfaat bagi Anda, tolong share keteman anda melalui Facebook, google plus, atau twitter dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Terima kasih atas partisipasinya.

Pecinta Tanaman - 12:07 PM

Tanaman Hias Anggrek Dengan Bunga Yang Indah Tersebar Di Indonesia

Anggrek (Orchidaceae) merupakan salah satu tanaman hias yang berbunga, keindahannya tidak kalah oleh tanaman hias berbunga lainnya.  

Tanaman Hias, tanaman Anngrek, Bunga anggrek, anggrek, gambar bunga anggrek

Anggrek memiliki bentuk, warna, dan corak yang beraneka. Keindahan anggrek telah membuat tanaman ini banyak dikoleksi oleh kebanyakan orang. 

Anggrek merupakan tipe tanaman yang memiliki ecepatan tumbuh lambat.

Pertumbuhan tanaman anggrek sangat dipengaruhi oleh beberapa factor, baik dari dalam maupun luar. 

Faktor dari dalam yang mempengaruhi pertumbuahan anggrek adalah jenisnya yang termasuk anggrek alam atau silangan. 

Jika jenis anggrek alam, maka pertumbuhan dan pembungaannya relative lama. Tetapi, jika jenis anggrek silangan, seperti Dendrobium, maka pertumbuhan dan pembungaannya relative cepat. 

Sedangkan, faktor luar yang dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman ini adalah intensitas penyinaran cahaya matahari pagi, suhu, kelembababn udara, kebutuhan air, pupuk, sirkulasi udara, serangan hama, serta kecocokan media tumbuh.

Oleh karena itu, tekhnik budidaya anggrek, terutama dalam hal perawatan, perlu diperhatiakan agar proses pertumbuhannya dapat dipacu guna meningkatkan kualitasnya.

Anggrek tergolong sebagai anggota family Orchidaceae. Menurut berbagai informasi, diperoleh keterangan bahwa sekitar 5.000 spesies anggrek terdapat di Indonesia, dengan penyebaran hampir di seluruh nusantara. 

Tanaman anggrek memiliki bermacam fungsi, di antaranya adalah sebagai tanaman hias yang dinikmati keindahan bunganya. 

Selain itu,  tanaman annggrek dapat dimanfaatkan sebagai bahan campuran dalam pembuatan aneka produk kecantikan dan kesehatan.


Kalau artikel ini bermanfaat bagi Anda, tolong share keteman anda melalui Facebook, google plus, atau twitter dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Terima kasih atas partisipasinya.

Pecinta Tanaman - 11:39 AM