;

Translate

Thursday, March 26, 2015

Budidaya Teh: Penyakit Tanaman Teh Cara Pemberantasannya

Thursday, March 26, 2015

Penyakit Tanaman Teh dan Cara Pemberantasannya

Ganoderma pseudoferreum atau Cendawan akar Merah
Cendawan atau jamur akar merah ini sering menyerang perkebunan-perkebunan teh yang mempergunakan pohon pelindung sejenis Albizzia falcate ataupun Derris michophyla. Jenis jamur ini menyerang pada akar teh dan cara penularannya melalui contack intectie, 

Mycelium terdapat pada permukaan kulit akar, berwarna putih  sampai hitam. Akan tetapi kalau kena air warna itu akan berubah menjadi merah darah.

Pemeberantasannya:
Pemberantasan secara langsung dapat dilakukan dengan cara mmebongkar pohon pelindung yang terserang penyakit itu dna juga pohon teh yang sudah terserang. Atau kalau mau cara lain, dengan cara menggali parit bdi sekeliling pohon-pohon yang terserang penyakit cendawan akar merah. Parit kecil tersebut dimaksudkan untuk isolasi.

Hasil ini memang baik, akan tetapi memakan beaya yang tidak sedikit. Lobnag bekas cabutan pohon yeng terserang cendawan akar merah ini jangan ditanami lagi selama  3 tahun.


Cendawan akar hitam
Tanda-tanda penyakit kalau  sudah menyerang, kulit bagian luar dari akar dis ebelah ujungnya tampak benang-benang cendawan yang warnanya putih sampai kelabu yang berangsur-angsur berubah menjadi hitam mengkilat. Benang-benang cendawan ini sebagian  masuk dalam kulit dna tumbuh  di antara bagian kulit dan kayu. Benang ini kemudian berkembang menuju akar. Penularan penyakit ini melalui spora.

Pemberantasannya:
Pohon teh yang terserang penyakit cendawan akar hitam ini harus dibongkar dan kemudian lobang bekas bongkaran pohon teh tersebut kita siram dengan lumpur belerang sebanyak 200 gram untuk tiap lobangnya. Lalu lobang tersebut dibiarkan saja kosong selama ± 3 tahun.


Ustulina maxima atau Cendawan leher akar
Penjalaran penyakit ini melalui infeksi, yaitu masuk ke dalam batang melalui luka-luka akibat kena alat yang dipakai pada waktu mengolah tanah atupun merumput. Luka yang demikian ini biasanya mudah terjadi dileher akar. Penyakit ini menyerang pada leher akar.

Pemberantasannya:
Kalau saja serangan ini belum masuk ke dalam kayu, maka bisa dengan jalan/mengupas kulit yang terserang,lalu lukanya dilabur dengan obat penutup luka.
Pencegahannya, menjaga jangan sampai melukai pohon sewaktu kita mengerjakan tanah maupun merumput.


Fomes cocius
Di luar akar akan kelihatan tenunan-tenunan dari benang-benang cendawan yang warnanya coklat kehitam-hitaman. Kemudian butir-butir pasir kelihatan melekat pada tenunan benang tersebut dan merupakan kerak.

Bila akar pohon yang sakit ini bersentuhan dengan akar pohon yang sehat, maka penularana akan bisa terjadi.

Pemberantasannya:
Membongkar dan membakar sisa-sisa akar, juga terhadap pohon yang masih kelihatan sehat yang tumbuh berdekatan dengan  pohon yang sakit.


Corticium salmonicolor atau jamur Upas
Penyakit ini menyerang pohon teh pada bagian kulit batang, dan kemudian berubah menjadi kuning merah dan akhirnya jadi merah. Bagian kulit yang ditutupi lapisan lambat laun akan kering.cendawan ini akan tumbuh subur didaerah yang lembap.

Pemberantasannya:
Mengusahakan kebun jangan sampai lembap betul, lalu mengerok jamur tersebut dan dilumuri dengan carbolineam 5%.


Cendawan hangus
Yang dimaksudkan dengan penyakit janur hangsu ini adalah kumpulan dari macam-macam jenis cendawan yang suka hidup di kotoran dari jenis macam-macam kutu daun.

Pencegahannya:
Kita adakan pemotongan pada bagian muda atau ranting yang dihinggapi penyakit ini. Kemudian sebaiknya potongan itu kita buang jauh atau kita bakar supaya kuman-kumannya mati.

Pecinta Tanaman - 2:38 PM

Budidaya Teh: Hama Tanaman Teh Cara Pemberantasannya

Hama Tanaman Teh Dan Cara Pemberantasannya

Heterodera marioni
Hama ini terutama mengadakan pengrusakan dipersemaian, jarang sekali menyerang kebun. Hama tersebut yang diserang adalah akar teh yang masih muda, tanda-tandanya ;akar akan menggembung, lambat laun menjadi busuk.

Pemberantasannya:
Menggunakan racun DDT atau HCH yang disemprotkan ke dalam tanah


Gryllotalpa Africana atau anjing tanah (orong-orong)
Hama ini mengadakan pengrusakan terutama pada persemaian dan kebun-kebun yang masih muda.  Tempat yang dirusak adalah perakaran denagn jalan memutus-mutus akar sewaktu hewan tersebut akan membuat liang.

Pemberantasannya:
Caranya dapat langsung dengan menangkap binatang-binatang tersebut dan dibunuh


Brachytus portentosus atau gangsir
Hama inipun mengadakan pengrusakan pada tempat-tempat persemaian dan kebun-kebun muda. Hama ini pun pengrusakannya dengan jalan memutus-mutus akar dan batang dekat leher akar.

Pemberantasannya:
Dengan cara tradisional, yaitu menangkapi gangsir-gangsir tersebut dan kemudian mengumpulkannya dna membunuh


Agrotis sp
Ulat in banyak mengadakan pengrsakan di persemaian dengan jalan merusak kulit batang bahkan kadang kala sampai batang tersebut putus.

Pemberantasannya:
Mencari ulat-ulat tersebut didalam tanah pada pagi hari. Pencariannya disekitar tempat yang diserang. Atau bisa juga kita pancing dengan obat-obatan beracun supaya mati.


Zeuzera coffeae nonol
Ulat ini seringkali menggerek batang atau ranting ataupun dibagian lain yang keras. Mula-mula memang menggerek kulit dan mambuat lobang diantara kulit dan batang. Penngerekannya melingkar, hingg bagian yang digerek ini mudah patah. Lalu setelah itu ia masuk ke dlaam bagai kayu.

Pemberantasannya:
Hanya dengan jalane memotong kayu yang dimakan nonol itu dan kemudian dibakar.


Bubuk kayu
Penyakit ini menyerangnya pada pohon-pohon yang barus aja mengalami pemangkasan. Dapat juga menyerang pohon-pohon yang masih dalam pesemaian.

Pemberantasannya:
Kalau menyerang yang masih dalam persemaian maka dapat kita lakukan pemberantasan dengan jaan mencabut pohon yang terserang. Tetapi kalau sudah dewasa di perkebunan, maka pemberantasannya hanya dapat dilakukan dengan jalan memperpanjang giliran pemangkasan, yang semula 2 tahun sekali menjadi 4 atau 5 sekali.


Hellopeltis antoni
Jenis ini termasuk hama yang terpenting bagai tanaman teh. kalau hama ini telah menyerang, maka kita akan mengalami kerugian produksi karen adaun-daun produksi berkurang. Selain itu hama ini menyebabkan pula penyakit kanker cabang.

Kulit dari cabang tersebut  menjadi bengkak-bengkak karean pertumbuhan callus yang tidak benar, yaitu pada tempat-tempat bekas tusukan hellopeltis. Umumnya hama ini menyerang pada kebun-kebun yang baru saja mengalami pemangkasan.

Pemberantasannya:
1. Pada kebun yang barus aja dipangkas, maka langsung saja kita dapat menangkap dan membasmi serangga tersebut.
2. Ujung ranting yang ditinggalkan sewaktu pemungutan tunas harus dipotong. Sebab bias anya serangga ini meletakkan telurnya pada sisa-sisa ujung tunas.
3. Mempersingkat giliran pemungutan, memungut pucuk sebanyak mungkin sebelum telur hama tersebut sempat menetas.
4. Menyemprot dengan obar derris 0,5 sampai 0,75%.
5. Menggunakan pemangkasan system O.D.A.R.

Budidaya Teh
Manfaat Tanaman Teh


Pecinta Tanaman - 2:25 PM

Pohon Nipah Atau Tanaman Nipah Sumber Ekonomi Potensial

Tanaman Nipah Sangat Menjanjikan
Tanaman nipah berpotensi besar djadikan sumber bahan baku pembuatan gula. Hal ini disebaban nipah meruapakan bahan baku yang murah dan mudah. 

nipah, pohon nipah, tanaman nipah;


Harganya murah karena tanpa harus memelihara dan menanam, kita telah mendapatkan bahan baku gula. Penyadapannya mudah karena tidka perlu memanjat terlebih dahulu.

Nipah dikenal sebagai tanaman serbaguna yang hidup dirawa payau didaerah pesisir. Secara tradisional daunnya diguanakan sebagai atap rumah penduduk, buahnya yang seperti kolang-kaling sering dijadikan tambahan minuman penyegar dan manisan, niranay disadap dan dapat diolah  menjadi gula.

Nipah tumbuh subur pada daerah payau yang dipengaruhi pasang surut, terutama sekali dimuara sungai dan dibelakang hutan bakau. 

Terkadang jenis ini hidup sebagai kelompok sejenis yang sangat rapat.nipah tersebar di Asia Tenggara teruatam di Malaysia, Indonesia (Klaimantan, Sumatera, Sulawesi, dan Papua), Papua nugini, Filipina, Australia, dan kep. Pasifik Barat.

Tanaman nipah tumbuh subur dhutan daerah pasang surut (hutan mangrove) dan daerah rawa-rawa atau muara-muara sungai yang berair payau. 

Di Indonesia, luas daerah tanaman nipah adalah 10% atau 700.000 ha dari luas daerah pasang surut sebesar 7 juta ha. Penyebarannya meliputi wilayah kepulauan Sumatera, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, Maluku dan Papua.

Populasi tanaman nipah diperkirakan sekitar 8.000 pohon/ha, sehingga dari luas areal tanam yang ada sekarang terdapat 5,6 miliar pohon. 

Dari jumlah tanaman yang ada per hectare, jumlah malai (tangai bunga) yang dapat dihasilkan sekitar 10% atau sekitar 800 tangkai bunga. Jika pemeliharaan dan perawatannya intensif, persentase jumlah malai meningkat sekitar 40% atau sebanyak 3.200 tangkai bunga.

Tanaman nipah menghasilkan nira yang diperoleh dari hasil sadapan tangkai bunga (malai). Komposisi nira nipah menagndung kadar gula (Brix) 15-17%, sukrosa 13-15%, gule pereduksi 0,2-0,5%, dan abu 0,3-0,7%. 

Nira tersebut dapat diolah emnajdi gula, baik  dinuat sebagai gual merah, gual semut, gula pasir, maupun sirup. Di Malaysia dan Filipina nira nipah selain diolah  menjadi gula juga diolah menjadi vinegar, cuka dan alkohol.

Manfaat Tanaman Nipah
Manfaaat lain yang diperoleh dari potensi tanaman nipah adalah seluruh bagian tanaman dapat diguanakn untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti bahan bakar, pembuatan atap rumah, bahan kerajinan dan produk lainnya. 

Selain itu, taamana nipah dapat berperan sebagai tanaman penyangga ekositem, tanaman nipah dapat menahan erosi tanah di tepian muara sungai dan menahan abrasi (pengikisan tanah yang disebabkan oleh angin dan air laut ketika laut sedang pasang).

Oleh karean pertumbuhan nipah merumpun seperti semak, hewan-hewan air lebih suka hidup dan berkembang biak di sdkitar perakaran nipah. 

Dalam hal ini terjadi hubungan timbale balik (simbiosis) antara ikan-ikan yang hidup di bawah akar tanaman nipah dan tanaman nipah itu sendiri. Ikan-ikan akan mendapatkan  makanan berupa mikroorganosme (plankton) yang tumbuh subur disekitar perakaran nipah. 

Adapun kotoran yang dikeluarkan oleh iakn dapat menjadi pupuk yang berguna bagai pertumbuahn tanaman nipah sangat bermanfaat bagi kelestarian hutan di daerah rawa, muara sungai, atau di daerah pasang surut.

Potensi yang besar ini masih jarang dimanfaatkan. Apabila dikelola dengan baik, tanaman npah dapat dijadikan sebagai tanaman potensial alternative sumber pemanis baru. Secara nasional hal ini berarti mendukung program swasembada gula. 

Dengan mengintensifkan potensi nipah ini diharapkan kesejahteraan petani dapat meningkat, terutama bagi petani disekitar hutan nipah. Para petani dapat memproduksi gula atau produk-produk nipah lainnya sebagai sampingan. Bahkan, menjadikan budi daya tanaman nipah sebagai mata pencaharian.

Pecinta Tanaman - 2:10 PM

Tanaman Jeruk Purut Manfaat Dan Khasiatnya

Tanaman Jeruk Purut
Jeruk purut banyak ditanam orang di pekarangan rumah atau di kebun kebun sekitaran rumah. Daun jeruk purut merupakan daun majemuk menyirip beranak daun satu.



nama latin atau nama asing jeruk purut : kaffir lime leaf and zest, bai magrut, Kabuyao, Percupin Orange, Citrom Combara.
Nama Sipliasi: Citri Hystricis Folium (daun jeruk purut), Citri Hystricis Pericaipium (kulit buah jeruk purut)

Daun jeruk purut
Daun jeruk purut mengandung tanin 1,8%, stereoid triterpenoid, dan minyak aisiri 1 - 1,5% v/b.
Kulit buah mengadung saponin, tanin 1%, steroid triterpenoid, dan minyak atsiri yang mengadung sitrat.

Tangkai daun sebagian melebar menyerupai anak daun. Helaian anak daun berbentuk bulat telur sampai lonjong, pangkalnya membundar atau tumpul, ujung daun jeruk purut tumpul.

Panjang daun jeruk purut 8-15 cm dan lebarnya 2-6 cm, kedua permukaan daun licin dengan bintik-bintik kecil berwarna jernih.

Sedangkan permukaan bagian atas daun berwarna hijau tua agak mengkilap, dan permukaan bagian bawah daun berwarna hijau muda atau hijau kekuningan, buram, jika diremas baunya harum.

Kemudian bentuk daun hampir menyerupai bentuk bintang dengan warna putih kemerah-merahan atau putih kekuning-kuningan.

Bentu buah jeruk purut
Bentuk buah jeruk purut ini sama seperti bulatnya telur ayam, kulitnya hijau berkerut, ada sedikit benjolan benjolan kecil, dan rasanya asam agak pahit

Jeruk purut sering dipake untuk bumbu masakan , pembuatan kue, atau dibuat manisan. Jeruk purut ini sering dibudidayakan dengan cara cangkok atau menggunaka biji.

Selain sebagai pengobatan, jeruk itu juga sangat bagus dinuat minuman segar, seperti air jeruk hangat, es jeruk, sari buah jeruk dan lain-lain. Saat ini juga  sudah dibuat serbuk dan sari buah jeruk, seperti nutrisari, marimas, dan lain-lain.

Sari buah jeruk kadang-kadang  diberi pewarna alami agar warnanya mirip dengan kulit buah jeruk. Sari buah jeruk adalah sari buah yang diperoleh dengan memeras atau menekan isi buah jeruk. Diminum dibanyak tempat didunia, sari buah jeruk biasanya menjadi bagian makan pagi atau sarapan.

Pengekspor terbesar sari buah jeruk adalah Brasil, diikuti oleh Amerika serikat, terutama Negara bagian Florida. Sari buah jeruk biasanya diekspor dalam bentuk kering dan ditambah air dinegara tujuan. Sari buah yang dikirim dalam bentuk cair disebut dengan istilah “disarikan langsung” (direct juice) oleh produsen yang mengirimnya. 

Di Amerika Serikat dan  Kanada sari buah seperti  ini selalu dicantumi tulisan “Tidak berasal dari Konsentrat” (Not from Concentrate).

Sari buah jeruk segar memiliki rasa buah alami dan sedikit asam, dan mengandung banyak vitamin C (asam askorbat).
Sumber: Bertanam Jeruk, Penerbit: PT. Puri Delco

Kalau artikel ini bermanfaat bagi Anda, tolong share keteman anda melalui Facebook, google plus, atau twitter dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Terima kasih atas partisipasinya.

Pecinta Tanaman - 11:40 AM

Kandungan Gizi Vitamin Buah Jeruk Manis

Kandunga Gizi dan Vitamin Pada Buah Jeruk Manis

kandungan buah jeruk, kandungan jeruk, kandungan gizi buah jeruk;


Kandungan air pada buah jeruk manis
Kandungan air buah jeruk tergantung pada lokasi penanamannya, sinar matahari, temperature, kelembapan, dan lain-lain. Tanaman jeruk yang ditanam di daerah yang cukup air, daging buah dan kulitnya akan lebih banyak mengandung air dan  mineral bila dibandingkan dengan yang ditanam didaerah kering.

Kandungan air didalam kulit buah 70-83%, sedangan pada daging buah 85-90%. Pada waktu kurang air, daun jeruk bisa diberi air dari buah, terutama dari kulit buah, sehingga kandungan air dari buah menjadi berkurang.


Kandungan gula pada buah jeruk manis
Buah jeruk yang semakin tua, kandungan gulanya semakin bertambah, tetapi kandungan asamnya makin berkurang. Buah jeruk manis yang langsung terkena sinar matahari akan mengandung gula lebih banyak, demikian juga kandungan vitamin C-nya.


Asam amino pada buah jeruk manis
Asam amino adalah persenyawaan yang dapat menjadi struktur protein. Selama perkembangan buah, kandungan asam amino berubah-rubah secara kuantitatif dan kualitatif. 

Asam amino itu bermacam-macam diantaranya Asparagine, serine, asam aspartat, proline, arginine, glycine, lysine, arginine, alanine, asam glutamate, dan lain-lain. Buah jeruk manis Valencia dan Washington, makin tua kandungan prolinenya makin tinggi.


Asam organic pada buah jeruk manis
Kandungan asam sitrat jeruk manis pada waktu muda cukup banyak, tetapi setelah buah masak makin berkurang. Kandungan asam sitrat jeruk manis Valencia yang telah masak akan berkurang sampai dua pertiga bagian. Cairan buah jeruk manis mengandung asam malat 1,4-1,8 mgm per liter.

Buah jeruk manis Washington (WNO), pada waktu masih muda banyak mengandung asam oksalat, tetapi akan berkurang pada waktu buah masak. Asam malonat merupakan asam organic yang terdapat cukup banyak pada kulit buah jeruk manis  Washington pada waktu masak, sedangkan asam malatakan berkurang.


Vitamin dan faktor pertumbuhan buah jeruk manis
Jerik manis Valencia dan Washington mempunyai kandungan bermacam-macam vitamin dan factor pertumbuhan. Pada umumnya, buah jeruk merupakan sumber vitamin C yang berguna untuk kesehatan manusia. 

Sari buah jeruk mengandung  40-70 mgram vitamin C per 100 cc, tergantung pada jenisnya. Makin tua buha jeruk, biasanya makin berkurang kandungan vitamin C-nya.

Vitamin C terdapat  dalam sari buah, daging, dan kulit, terutama terdapat pada bagian flavedo atau exocarp (lapisan terluar kulit buah). Seperempat bagian dari total kandungan vitamin C buah jeruk terdapat di dalam sari buahnya.

Inositol banyak terdapat pada kulit dan sari buah. Thiamin, riboflavin, pyridoxine, asam panthothenat, niacin, dan biotin jumlahnya hanya sedikit di  dalam kulit dan  sari buah. Beta carotene disebut juga provitamin A, yang membentuk vitamin A, terdapat didalam kulit dan sari buah.


Carotenoid buah jeruk manis
Zat warna kuning carotene dan persenyawaan yang dekat hubungannya dengan carotene, yang dapat memberikan warna kuning, orange, dan merah, diantaranya yaitu xanthophylls, 

violaxanthin,lycopene. Zat tersebut terdapat pada kulit buah dan daging buah. Pada waktu buah jeruk manis masak, klorofil (zat warna hijau) sedikit demi sedkit menjadi hilang, carotenoid bertambah banyak sehingga warna akan berubah menjadi kuning, orange atau merah. 

Jeruk manis merah darah selain mengandung zat warna merah lycopene juga mengandung zat warna merah anthocyanin.


Flavonoid buah jeruk manis
Flavonoid yaitu suatu persenyawaan glucoside yang terdiri dari gula (d-glucose atau l-rhamnose) yang terikat dengan flavon (flavus artinya kuning mengilat). Flavonoid yang tidak ada rasanya disebut hesperidin, sedangkan limonin menyebabkan rasa pahit pada sari buah jeruk manis WNO.

Sumber: Jeruk Manis, Penerbit:  Penebar Swadaya

Kalau artikel ini bermanfaat bagi Anda, tolong share keteman anda melalui Facebook, google plus, atau twitter dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Terima kasih atas partisipasinya.

Pecinta Tanaman - 11:12 AM

Wednesday, March 18, 2015

Budidaya Tanaman Mangga

Wednesday, March 18, 2015

Budidaya Tanaman Buah Mangga
 
Buah mangga sudah menjadi buah yang banyak dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di kota-kota besar di Indonesia.
 
budidaya tanaman mangga, khasiat buah mangga, klasifikasi buah mangga, macam macam buah mangga, varietas buah mangga, mangga manis, budidaya buah mangga, penyakit tanaman mangga

Hal ini bisa kita buktikan dengan kehadiran buah mangga hampir setiap tempat makan selalu menjadi buah yang  terdaftar dalam menu minuman segar.
 
Dengan meningkatnya permintaan pasar seperti itu otomatis pertanian buah mangga menjadi bisnis yang memiliki peluang besar.
 
Untuk itu tidak ada salahnya apabila sebelum memulai menekuni budidaya tanaman buah mangga ini, alngkah baiknya mengetahui bagaimana tahapan awal untuk membudidayakan atau memperbanyak tanaman buah mangga ini.
 
Dibawah ini ada tahapan budidaya tanaman buah mangga yang diawalai dengan memperbanyak bibit.
Tanaman mangga dapat dijadikan tanaman perkebunan, cara memperbanyaknya dapat dilakukan dengan 3 cara yaitu:
 
Pembibitan secara Generatif
Pembibitan mangga secara vegetative
Pembibitan mangga secara kombinasi
 
Pembibitan Tanaman Mangga Secara Generatif
Perbanyakan tanaman mangga secara generative merupakan cara yang paling mudah dan murah.
 
Keuntungan cara ini antara lain dapat memperoleh varietas baru yang baik, pertumbuhan tanaman kuat dan lebih panjang umurnya.
 
Kalau biji bersifat monoembrional, kebanyakan malah merugikan. Kerugiannya, tanaman baru yang berasal dari biji belum tentu bersifat lebih bagus dibandingkan pohon induknya.
 
Varietas baru yang timbul belum tentu baik. Tanaman lambat berbuah sehingga kualitas buahnya baru bisa diketahui dalam jangka waktu lama.
 
Pembibitan Tanaman Mangga Secara Vegetatif
Perbanyak mangga secara vegetative dapat menggunakan bibit stek atau cangkok, kedua cara tersebut memili kekurangan dan kelebihan masing-masing.
 
1.    Bibit stek
Stek adalah suatu cara pengebangbiakan secara vegetative dengan memotong cabang, ranting, atau bagian batang lain dengan batang tertentu.
 
Potongan itu ditanam untuk memperoleh tanaman baru. Pembibitan mangga dengan stek dapat dilakukan dengan cara dikerat, dipotong, dan diberi hormon.
 
2.    Bibit cangkok
Bibit cangkok disebut gootee (bahasa India), air layerage atau aerial layering (bahasa Inggris), dan marcottage (bahasa Prancis).
 
Dibawah ini sedikit penjelasan pembibitan tanaman mangga dengan stek melalui cara pemberian hormone.
 
Tanaman mangga yang distek kadang-kadang sukar menghasilkan akar baru. Untuk mengatasinya dapat diberi hormon akar, perlakuannya dapat dilakukan dengan celup atau talek.
 
Pemberian hormon dengan cara celup akar langkahnya sebagai berikut:
 
Kristal hormon dilarutkan dalam alcohol 95%. Kemudian diencerkan dengan air bersih sampai kardar tertentu.
 
Untuk AIA dibuat 500 dan 1.000 ppm, AIB 5.000 dan 10.000 ppm. Istilah ppm adalah singkatan dari  parts per million (bagian per juta), untuk menyatakan kadar larutan. Kalau kadar larutan AIA 500 ppm, artinya 500 bagian AIA dilarutkan di dalam satu juta bagian air. Misalnya 5 gram AIA dilarutkan dalam 10 liter air.
 
Larutan hormon diukur dalam bejana gelas, tinggi larutan sekitar 2 cm. potongan stek mangga diikat menjadi satu, lalu dimasukan ke dalam bejana gelas dalam kedudukan tegak lurus, dan dibiarkan terendam dalam larutan hormon selama 24 jam.
 
Ketika memasukan stek dalam bejana jangan sampai terbalik. Pangkal stek yang dicelup dalam larutan hormon. Begitu pula ketika bibit stek ditanam, cuci bersih lebih dahulu bagian pangkal bibit yang dicelup dalam larutan hormone dengan air kran.
 

Pembibitan Tanaman Mangga Secara Kombinasi
Perbanyakan mangga secara kombinasi memerlukan dua macam bibit yang bagus kualitasnya, baik yang generative maupun yang vegetatif.
 
Untuk generative yang dipentngkan bagian perakaran . tanaman harus kuat terhadap gangguan hama dan penyakit, perkembangan akar baik, tahan kekeringan atau terlalu banyak air, dapat ditempel atau disambung dengan baik, bersifat seperti pohon induknya. Bahan bibit berasal dari tanaman yang menghasilkan  biji embrio.
 
Untuk vegetatf, bahan bibit dapat diambil dari pohon induk yang disukai. Misalnya dari tanaman yang cepat berbuah, rasanya enak, ukuran buah besar, dan sifat tanaman tahan terhadap gangguan ham dan penyakit.
 
Dengan cara kombinasi ini, dapat diperoleh pohon mangga dengan batang bawah berakar kuat, tahan hama dan penyakit.
 
Sedangkan bagian batang atas menghasilkan buah seperti yang diharapkan, yaitu enak, manis, besar, dan berbuah lebat. 
 
Sumber: Bertanam Mangga, Penerbit: Penebar Swadaya


Daftar Postingan
Budidaya Jagung dan Panduan Lengkap Cara Menanam
Budidaya Jamur Kayu: Media Tanam
Budidaya Kacang Panjang dan Cara Menanam
Budidaya Kentang budidaya tanaman Kentang dan Cara Menanam Kentang
Budidaya Kentang Pemberantasan Hama Kentang dan Jenis-jenis Kentang
Budidaya Sawi Putih dan Cara Menanam Sawi

Budidaya jamur  Budidaya jamur tiram  Cara budidaya jamur    Budidaya jamur        budidaya jamur   budidaya jamur   budidaya jamur   budidaya ajmur    budidaya jamur    budidaya jamur     budidaya jamur  budidaya jamur   hama tanaman mangga  penyakit tanaman mangga  hama mangga        penyakit mangga        budidaya tanaman mangga        penyakit pohon mangga

Budidaya Alpukat  Cara Menanam Alpukat Budidaya Anggur Cara Menanam Anggur  Budidaya Apel  Budidaya Belimbing Manis Cara Menanam Belimbing Budidaya Buah Manggis  Cara Menanam Tanaman Manggis Budidaya Duku  Cara Menanam Duku  Budidaya Durian Cara Menanam Durian Budidaya Jambu Biji
 
Cara Menanam Jambu Biji Budidaya Jambu Mete Jambu Monyet Budidaya Jeruk Cara Menanam Jeruk  Budidaya Kacang Hijau Cara Menanam Kacang Hijau Budidaya Kakao budidaya tanaman Kakao Budidaya Coklat Budidaya Kakao Coklat Dengan  Budidaya Kedelai Cara Menanam Kedelai

Pecinta Tanaman - 10:05 AM